Medan (ANTARA News) - Partai Demokrat mempelajari kemungkinan menggugat politisi Partai Hati Nurani Rakyat, Akbar Faisal, karena mengeluarkan pernyataan yang merugikan soal penjengukan Nazaruddin di Singapura.

Dalam silaturahim dan berbuka puasa dengan kader Partai Demokrat Sumatera Utara di Asrama Haji Medan, Senin malam, Penjabat Ketua DPC Partai Demokrat Medan Sutan Bathoegana mengatakan, Akbar telah mengeluarkan pernyataan yang dapat mencemarkan nama baiknya melalui sebuah stasiun televisi swasta.

Waktu itu Akbar mengaku mendapatkan informasi dari seseorang bahwa tim Partai Demokrat yang berangkat ke Singapura tidak berhasil menemui Nazaruddin.

Akbar mengaku mengetahui hal itu setelah mendapatkan telepon dari keluarga dan kolega yang menyaksikan tayangan stasiun televisi swasta tersebut.

Sutan mengaku menghubungi langsung Akbar untuk meminta penjelasan, baik mengenai kebenaran pernyataannya maupun seseorang yang disebutnya sumber informasi itu.

Setelah didesak, Akbar mengaku mendapatkan informasi itu dari pengacara Juniver Girsang.

Namun sewaktu ditanya Sutan, Juniver membantah telah mengeluarkan pernyataan seperti yang disebutkan Akbar.

Akbar lalu menyampaikan permohonan maaf secara lisan.

Sutan menunggu niat baik Akbar Faisal untuk secara bersama-sama menemui Juniver Girsang dan menyampaikan permohonan maaf secara resmi.(*)

I023/Z002

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2011