Kami sudah melakukan kordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk memperluas kawasan food estate menjadi 20.000 hektare.
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, rencana memperluas kawasan food estate dari 11.000 hektare menjadi 20.000 hektare untuk meningkatkan produksi pertanian para petani setempat.

"Kami sudah melakukan kordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk memperluas kawasan food estate menjadi 20.000 hektare," kata Bupati Sumba Tengah, Paulus K Limu ketika dihubungi dari Kupang, Selasa.

Menurut dia Kementerian Pertanian RI sedang menyusun program perluasan kawasan food estate Sumba Tengah yang direncanakan berlangsung hingga 2024.

Baca juga: Indonesia ajak Singapura garap Food Estate dan IKN

Menurut dia kawasan food estate di Kabupaten Sumba Tengah yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Februari 2021 memiliki luasn lahan 11.000 hektare terdiri dari kawasan lahan yang telah ditanami padi seluas 5.400 hektare dan 5.600 hektare ditanami jagung serta Palawija.

Ia mengatakan hasil panen para petani dari kawasan food estate sangat menggembirakan karena bisa mencapai 6 ton/hektare padi dan jagung 9-10 ton/hektare.

Baca juga: Gubernur Kalteng: Food estate wujudkan kedaulatan pangan nasional

Bupati Sumba Tengah menegaskan kehadiran food estate telah memberikan dampak positif terhadap pembangunan sektor pertanian karena meningkatkan produktivitas dan menambah frekuensi panen tanaman pangan menjadi dua kali.

"Petani di Sumba Tengah sudah memanen jagung dan sedang mempersiapkan lahan untuk menanam tanaman padi dan palawija," kata Paulus K Limu.
 

Pewarta: Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Nusarina Yuliastuti
Copyright © ANTARA 2022