Jakarta (ANTARA) - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengharapkan kegiatan “Kelana Ramadhan” mendorong pelaku ekonomi kreatif (ekraf) menjadi ujung tombak kebangkitan ekonomi.

"Adanya Kelana Ramadhan untuk menyemangati (dan) memotivasi agar kondisi pandemi (COVID-19) segera berakhir," ucap Menparekraf di Balai Sarwono, Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis.

Lebih lanjut, kegiatan Kelana Ramadhan dimaksudkan pula untuk mensosialisasikan strategi pengembangan kabupaten/kota kreatif (KaTa Kreatif).

Pada tahun ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) disebut bakal menyelenggarakan program KaTa Kreatif di 35 kabupaten/kota.

Nantinya, pihaknya akan memilih subsektor apa yang menjadi unggulan di 35 kabupaten/kota tersebut.

Baca juga: Sandiaga dorong pelaku ekraf otomotif bersaing di tingkat global

Baca juga: Bamsoet: Pemerintah dukung migrasi EV dan ekraf sektor otomotif


Untuk di Jakarta Selatan, subsektor yang menjadi unggulan ialah kuliner, fesyen, kriya, dan seni pertunjukan.

"Harapan saya, kegiatan ini terus bergulir. Saya juga ingin mengajak Pemprov (Pemerintah Provinsi) DKI Jakarta memberikan kesempatan pelaku UMKM mewujudkan ide dan mengambil bagian dalam kebangkitan ekonomi," ujarnya.

Selain berbagai ide dan gagasan melalui kegiatan Kelana Ramadhan, pihaknya turut memberikan kiat-kiat pemasaran, pendampingan, serta pelatihan kepada pelaku ekraf.

"Kesempatan bulan suci Ramadhan kan meningkatnya omzet mereka, tapi meningkatnya dengan kualitas yang lebih baik," tutur Sandiaga.

Sebelumnya, Kelana Ramadhan ini dilaksanakan di kota Banda Aceh, Aceh. Kemudian, Jakarta Selatan menjadi kota kedua yang didatangi Kemenparekraf dan selanjutnya di Solo, Jawa Tengah.

Sandiaga mengharapkan pula para pelaku ekraf dapat kembali memperoleh pendapatan mengingat dua tahun terakhir masyarakat kehilangan penghasilan akibat pandemi.

"Dua tahun kita berjuang menyelamatkan sisi kesehatan masyarakat. Kali ini, mari kita memulai untuk bangkit bersama," ujar dia.

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Chandra Hamdani Noor
Copyright © ANTARA 2022