Beograd (ANTARA News) - Asosiasi Sepak bola Serbia mengatakan pada Selasa bahwa Red Star Belgrade dijatuhi hukuman menggelar satu pertandingan tanpa dihadiri penonton, akibat kerusuhan yang terjadi pada pertandingan derbi melawan rival sekota, Partizan.

Red Star, yang akan menerima hukuman tersebut pada pertandingan kandang berikutnya melawan Vojvodina Novi Sad pada Sabtu, juga harus membayar denda sebesar satu juta dinas Serbia (10.000 euro).

Juara dan pemuncak klasemen divisi satu, Partizan, juga harus membayar denda sebesar 400.000 dinar akibat tingkah laku tidak pantas yang diperlihatkan fans mereka pada pertandingan bulan lalu, yang dimenangi dengan skor 2-0.

Fans-fans Red Star melemparkan 200 kembang api dan lusinan granat listrik pada derbi panas tersebut, yang membuat pertandingan tersebut harus ditunda dua kali akibat banyaknya asap yang menyelimuti Stadion Marakana.

Pemain-pemain Partizan juga tidak dapat memasuki ruang ganti pada masa istirahat, dan harus kembali ke tempat istirahat, setelah fans Red Star melempari mereka dengan petasan, setelah terjadinya keributan di antara pemain dan staf.

Pemuncak klasemen liga, Partizan, yang sedang mengejar rekor lima kali menjuarai Liga Serbia secara berturut-turut, unggul tujuh poin dari peringkat kedua, Red Star, dengan satu putaran pertandingan tersisa sebelum kompetisi memasuki libur musim dingin.
(H-RF)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011