Jakarta (ANTARA) - Alphabet Inc., perusahaan induk Google, pada Selasa (26/7) melaporkan pendapatan kuartal kedua (Q2) sebesar 69,69 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp14.984), naik 13 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Mengumumkan hasil keuangannya untuk kuartal yang berakhir 30 Juni 2022, perusahaan tersebut mengatakan pendapatan bersihnya mencapai 16 miliar dolar, dibandingkan dengan 18,53 miliar dolar pada periode yang sama tahun 2021.

Di antara seluruh pendapatan kuartalan yang mencapai 69,69 miliar dolar, total 62,84 miliar dolar berasal dari Google Services termasuk iklan YouTube, menurut laporan keuangan perusahaan.

Laporan kuartalan itu juga menunjukkan bahwa penjualan Google Cloud tumbuh menjadi 6,28 miliar dolar dari 4,63 miliar dolar pada periode yang sama tahun 2021.

"Pada kuartal kedua, kinerja kami didorong oleh Search and Cloud. Investasi yang kami lakukan selama bertahun-tahun dalam kecerdasan buatan (AI) dan komputasi membantu menjadikan layanan kami sangat berharga bagi konsumen, dan sangat efektif untuk bisnis dari semua ukuran. Seiring kami mempertajam fokus, kami akan terus berinvestasi secara bertanggung jawab dalam ilmu komputer yang mendalam untuk jangka panjang," kata Sundar Pichai, CEO Alphabet dan Google.

"Investasi kami yang konsisten untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang tercermin dalam kinerja solid kami pada kuartal kedua... Kami fokus pada alokasi modal yang bertanggung jawab dalam mendukung peluang pertumbuhan kami," papar Ruth Porat, CFO Alphabet dan Google.
 

Pewarta: Xinhua
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2022