Jakarta (ANTARA) - Buah ara, buah yang dapat dimakan segar, kering, atau setelah diproses menjadi selai, roti gulung, biskuit, dan berbagai jenis makanan penutup lainnya, merupakan salah satu buah paling populer di Timur Tengah selama musim panas.
 
 


Ladang seluas 1,5 hektare dapat menghasilkan sekitar 3-4 ton buah ara setiap tahun, yang dijual di pasar-pasar Tepi Barat dengan harga sekitar 15 shekel (sekitar Rp68.000) per kilogram, demikian Xinhua dikutip Sabtu.


Baca juga: Israel temukan ratusan dadu tulang buku jari berusia 2.300 tahun

Baca juga: Palestina serahkan peluru yang menewaskan jurnalis Al Jazeera ke AS

Baca juga: Merek mobil mewah China Hongqi buka showroom pertama di Israel

Penerjemah: Xinhua
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022