Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi

Kiat tetap sehat dan produktif di masa peralihan menuju endemi

Ilustrasi - Anggota keluarga bersulang jus bersama. ANTARA/Pixabay.

Jakarta (ANTARA) - Kesehatan merupakan salah satu modal penting masyarakat Indonesia agar dapat bangkit di masa peralihan menuju endemi dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.

Medical Content Marketing Senior Manager Alodokter dr. Abi Noya mengatakan bahwa di masa peralihan menuju endemi, masyarakat harus tetap bersikap bijak dan waspada terhadap kemungkinan yang terjadi di masa depan.

Baca juga: Tips diet sehat untuk penderita obesitas

"Hendaknya jangan sampai gegabah dan terlalu terburu-buru dalam bersikap, sehingga melupakan pentingnya pola hidup bersih dan sehat, yang diiringi dengan protokol kesehatan," katanya melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Kamis.

Untuk itu, dalam rangka Hari Kesehatan Nasional tahun ini yang mengusung tema "Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku", Alodokter memberikan lima kiat agar masyarakat Indonesia tetap sehat dan produktif di masa menuju endemi.

Bijak mengatur asupan nutrisi

Kemenkes RI menganjurkan untuk membatasi asupan gula tidak lebih dari empat sendok makan atau 50 gram per hari, garam satu sendok teh atau lima gram per hari, dan lemak lima sendok makan atau 67 gram per hari.

Dengan demikian, berbagai risiko kesehatan, seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi, bisa dicegah.

Disarankan juga untuk tetap memenuhi asupan nutrisi sehat secara seimbang dan minum air putih, setidaknya 8-10 gelas per hari.

Baca juga: Survei: Masyarakat Indonesia ingin tinggalkan gaya hidup tak sehat

Rutin olahraga

Rutin berolahraga penting dilakukan karena selain membuat tubuh aktif dan bugar, juga dapat menjaga kelancaran aliran darah, mencegah berbagai risiko penyakit, bahkan mengurangi stres.

Tidak harus berolahraga berat, rutin beraktivitas fisik ringan-sedang seperti berjalan santai, jogging, atau bersepeda setidaknya 30 menit per hari atau setara dengan 150 menit per minggu, sudah cukup untuk mendukung kesehatan dan produktivitas tubuh.

Kelola stres dengan baik

Stres yang berlebihan bisa memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat mengganggu produksi limfosit, yakni bagian dari sel darah putih yang berperan penting dalam imunitas.

Maka, penting untuk menemukan cara mengelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan latihan pernapasan, bermeditasi, mengatur skala prioritas, dan berbagi keluh kesah dengan orang yang bisa dipercaya. Ada juga bisa mendatangi tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater jika diperlukan.

Baca juga: Mengenal bedah bariatrik, salah satu solusi bebas obesitas

Istirahat cukup

Istirahat yang cukup dapat memberi tubuh waktu untuk mengembalikan tenaga, menyegarkan pikiran, memperkuat daya ingat, meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, serta mendukung kinerja sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, cukupilah istirahat dengan tidur minimal 7-9 jam tiap malamnya.

Persiapkan vitamin dan obat-obatan

Anda perlu mempersiapkan vitamin, suplemen, maupun obat-obatan yang mungkin diperlukan sebagai upaya pencegahan maupun pertolongan pertama.

Untuk mendapatkannya secara praktis, bisa manfaatkan layanan Aloshop, solusi aman dan terpercaya dari Alodokter untuk berbagai kebutuhan kesehatan, sesuai anjuran dokter.


Baca juga: Tips bagi anak muda untuk mengatur finansial agar tetap sehat

Baca juga: Angka diabetes tinggi, Kemenkes ajak masyarakat terapkan hidup sehat

Baca juga: Terapkan pola makan 3J untuk cegah masalah kesehatan

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar