Kami berharap Making Indonesia 4.0 akan mempercepat pencapaian aspirasi menjadi negara 10 ekonomi terbesar di dunia pada 2030
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyerahkan Penghargaan INDI 4.0 Award kepada 31 industri dari tujuh kategori penghargaan, sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas pencapaian transformasi Industri 4.0 guna meningkatkan daya saing industri nasional.

"Kami berharap Making Indonesia 4.0 akan mempercepat pencapaian aspirasi menjadi negara 10 ekonomi terbesar di dunia pada 2030," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin Dody Widodo di Jakarta, Selasa, saat membacakan sambutan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada penganugerahan INDI 4.0, Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia, dan Penghargaan Rintisan Teknologi Industri Tahun 2022.

Sejak 2019 penganugerahan INDI 4.0 award telah diberikan kepada 45 perusahaan dengan rincian lima perusahaan pada 2019, 13 perusahaan pada 2020, dan 27 perusahaan pada 2021. Sedangkan usulan calon penerima INDI 4.0 Award Tahun 2022 sebanyak 52 perusahaan.

Berdasarkan hasil self-assessement INDI 4.0 yang disampaikan perusahaan melalui SIINAS Kemenperin, kemudian dilanjutkan dengan verifikasi lapangan dan seleksi oleh tim penilai, maka telah dipilih 31 perusahaan sebagai penerima INDI 4.0 Award 2022.

Adapun 31 perusahaan penerima INDI 4.0 Award Tahun 2022 yaitu dari Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) sebanyak 14 perusahaan, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronik (ILMTE) 10 perusahaan, dan Direktorat Jenderal Industri Agro (IA) sebanyak 6 perusahaan, serta Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) hanya satu perusahaan.

Baca juga: Kemenperin konsisten lakukan asesmen INDI 4.0

Pada kesempatan itu diberikan pula anugerah Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia untuk perusahaan yang dipilih dan dinilai mampu menjadi percontohan (role model) bagi industri lainnya dalam transformasi dan implementasi teknologi Industri 4.0 yang memberikan dampak finansial, operasional, dan teknologi, serta bertindak sebagai mercusuar (lighthouse). Perusahaan tersebut bertanggungjawab memandu industri lainnya dalam implementasi teknologi Industri 4.0.

Berdasarkan hasil penilaian dan penetapan, dipilih sembilan perusahaan sebagai Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia yaitu PT Mattel Indonesia dari Direktorat Jenderal IKMA, PT Prima Sejati Sejahtera dari Direktorat Jenderal IKFT, PT Asia Pacific Rayon dari Direktorat Jenderal IKFT, PT Globalindo Intimates dari Direktorat Jenderal IKFT.

Kemudian PT Aisin Indonesia Automotive dari Direktorat Jenderal ILMATE, PT Astra Honda Motor dari Direktorat Jenderal ILMATE, PT Amerta Indah Otsuka dari Direktorat Jenderal Industri Agro, PT Lautan Natural Krimerindo dari Direktorat Jenderal Industri Agro, PT Kalbe Morinaga Indonesia dan PT. Sanghiang Perkasa dari Kalbe Nutritionalis dari Direktorat Jenderal Industri Agro.

Pada kesempatan ini satu perusahaan PT Infineon Technologies Batam yang telah mengikuti penilaian dan penetapan Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia pada awal tahun 2022 turut diundang untuk prosesi penyerahan piala Lighthouse Industri 4.0 di Indonesia.

Terakhir Kemenperin memberikan penghargaan Rintisan Teknologi Industri Tahun 2022, yang merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah kepada pelaku industri nasional atas upaya dan dedikasi dalam menghasilkan rintisan teknologi industri secara mandiri.

Pada 2022 terdapat 28 perusahaan dengan total 40 judul rintisan teknologi industri yang mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi Penghargaan Rintek Tahun 2022.

Baca juga: Industri 4.0 dorong disrupsi teknologi di sektor manufaktur
Baca juga: Kemenperin bimtek 1.000 peserta penilaian mandiri industri 4.0


Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2022