Menteri PUPR targetkan Tol Akses Patimban rampung September 2024

Menteri PUPR targetkan Tol Akses Patimban rampung September 2024

Ilustrasi - Presiden Joko Widodo (depan) meninjau proyek rencana trase jalan tol akses Patimban sepanjang 29,80 km di Subang, Jawa Barat, Jumat (29/11/2019). Konsorsium Jasa Marga ditetapkan sebagai pemrakarsa pengusahaan jalan tol akses Patimban. Sampai sejauh ini pemrakarsa sedang menyusun studi kelayakan basic design, road plan, amdal, serta dokumen perencanaan pengadaan tanah. ANTARA/Hanni Sofia/pri.

Dalam waktu kurang lebih dua tahun ini, harus mengutamakan kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan, termasuk Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Harus menggunakan produk dalam negeri, jangan impor
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menargetkan pembangunan jalan Tol Akses Patimban rampung pada September 2024 dan meminta agar proses pembebasan lahan khususnya untuk pekerjaan porsi pemerintah segera mulai akhir Januari ini.

“Selain percepatan pembangunan fisik, saya mohon harus memperhatikan kualitas. Dalam waktu kurang lebih dua tahun ini, harus mengutamakan kualitas, estetika, dan keberlanjutan lingkungan, termasuk Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Harus menggunakan produk dalam negeri, jangan impor,” kata Menteri Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Kementerian PUPR memulai proyek pembangunan Tol Akses Patimban untuk meningkatkan konektivitas di Jawa Barat dan memperlancar arus logistik kawasan industri Karawang dan Subang menuju Pelabuhan Patimban.

Dimulainya proyek ini, salah satunya ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), Perjanjian Penjaminan, serta Perjanjian Regres Jalan Tol Akses Patimban.

Baca juga: Menteri PUPR berharap konstruksi Tol Akses Patimban dimulai pada 2022

Penandatanganan PPJT Jalan Tol Akses Patimban dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit dan Direktur Utama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Akses Patimban (JAP) Victor Nazarenko Mahandre.

PT JAP merupakan konsorsium BUMN, swasta, dan BUMD yang menjadi pemenang lelang pembangunan Tol Akses Patimban, terdiri dari PT Jasa Marga, PT Nusa Raya Cipta (NRC), PT Adhi Karya (ADHI), PT PP, PT Wijaya Karya (WIKA), dan PT Subang Sejahtera.

Sementara penandatanganan dua perjanjian lainnya yaitu Perjanjian Penjaminan dilakukan oleh Direktur Utama PT Penjaminan dan Infrastruktur Indonesia M Wahid Sutopo dan Direktur Utama PT JAP Victor Nazarenko Mahandre serta Perjanjian Regres dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Direktur Utama PT PII M Wahid Sutopo.

Jalan Tol Akses Patimban memiliki total panjang 37,05 km di mana sepanjang 14,11 km akan dibangun oleh BUJT dan sepanjang 22,94 km akan dibangun oleh pemerintah. Jalan tol ini akan terkoneksi dengan Tol Cikampek – Palimanan di sisi Selatan dan terkoneksi dengan Pelabuhan Patimban di sisi utara.

Terdapat 5 seksi yaitu Seksi 1 Junction Cipeundeuy – SS Cipeundeuy (2,65 km), Seksi 2 SS Cipeundeuy – SS Pasir Bungur (10,06 km), Seksi 3 SS Pasir Bungur – SS Tambak Dahan (16,10 km), Seksi 4 SS Tambak Dahan - SS Pusakanegara (7,11 km), dan Seksi 5 SS Pusakanegara – Patimban (1,13 km).

Baca juga: PUPR berharap Tol Akses Patimban layani calon kawasan industri baru


Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar