Di sini ada Resto Apung yang menjual berbagai macam menu makanan Bugis
Jakarta (ANTARA) - Pulau Kelapa Dua di Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta tidak hanya memiliki pemandangan bawah laut yang indah, namun juga mempunyai kearifan lokal pengaruh Suku Bugis di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sekretaris Kelurahan Pulau Kelapa Nuralim di Jakarta, Rabu, mengatakan kearifan lokal Suku Bugis mempengaruhi bentuk rumah-rumah adat termasuk menu makanannya.

Hampir seluruh masyarakat yang bermukim di Pulau Kelapa Dua atau sekitar 99 persen penduduknya merupakan masyarakat Bugis. Bahkan masih banyak penduduk yang mempertahankan jenis rumah panggung yang merupakan ciri khas dari masyarakat Bugis.

Selain itu, juga ada kuliner khas Bugis yang bisa dengan mudah ditemukan di sini.

"Di sini ada Resto Apung yang menjual berbagai macam menu makanan Bugis," kata Nuralim.

Sehingga, menurut dia, pulau yang memiliki luas 1,9 hektare itu dapat pula disebut sebagai lokasi wisata budaya, di antara banyaknya destinasi wisata laut di sana yang wajib untuk dikunjungi dan diketahui.

"Pengunjung Pulau Kelapa Dua akan disuguhkan indahnya suasana alam yang mampu membuat betah, yakni Taman Mangrove hingga penangkaran penyu," ujar Nuralim.

Sehingga tidak heran kalau Pulau Kelapa Dua menjadi salah satu destinasi menyelam bawah laut (snorkeling) yang cukup direkomendasikan di Jakarta, jelas Nuralim.

Apalagi jarak yang harus ditempuh wisatawan dari Jakarta  ke Pulau Kelapa Dua kurang lebih hanya 2-3 jam perjalanan.

"Tidak begitu jauh dari tengah kepadatan aktivitas hiruk pikuk Jakarta. Tapi Pulau Kelapa Dua memiliki sejuta pesona yang tidak kalah menarik dengan objek wisata lainnya," kata Nuralim.

Sebelumnya, pengaruh kearifan lokal Suku Bugis di Jakarta terdapat pada arsitektur rumah di Pulau Sabira, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara.

Keberadaan arsitektur berkearifan lokal Suku Bugis di Pulau Sabira, kata tokoh masyarakat setempat Muhammad Ali Kurniawan dikarenakan mayoritas penduduk di pulau paling utara Provinsi DKI Jakarta itu berasal dari Sulawesi Selatan.
Baca juga: Petugas Gulkarmat selamatkan nelayan terdampar di Pulau Kelapa Dua
Baca juga: Bupati Kepulauan Seribu instruksi tanam sukun untuk ketahanan pangan
Baca juga: Kepulauan Seribu dukung Untung Jawa jadi Kampung Bahari Nusantara

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2023