Jakarta (ANTARA) - Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengatakan 96,3 persen Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut sudah memiliki tangki septik yang layak atau hidup dengan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

"Sekarang ada 523.000 lebih KK di Jakarta Barat, dari 523.000 KK ini 96,3 persen sudah bisa mengakses STBM, artinya tinggal sekitar 4,7 persen lagi warga yang belum mengakses STBM," kata Yani saat ditemui di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat.

Untuk mengejar angka 4,7 persen tersebut, Yani beserta jajarannya melakukan pembangunan tangki septik komunal secara gratis di pemukiman yang belum berpredikat "Open Defecation Free" (ODF) dalam program "Jumat Berfaedah".

ODF merupakan status yang disematkan kelurahan jika seluruh warganya sudah menerapkan STBM. Salah satunya memiliki tangki septik layak.

Menurut Yani, program tersebut dapat membantu masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih sehingga terhindar dari potensi tengkes atau stunting.

"Jadi ketika warga BAB residunya tidak lagi dibuang ke aliran kali yang menyebabkan lingkungan kotor," kata Yani.

Baca juga: Jakbar gelar "Jumat Berfaedah" untuk kejar kebutuhan tangki septik
Baca juga: Sudinkes Jakbar optimis empat kelurahan bisa berstatus ODF pada 2023

Tidak hanya memberi tangki septik gratis, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat juga akan melakukan sosialisasi secara maksimal tentang tata cara pola hidup sehat.

Sejauh ini, tercatat ada 13 kelurahan yang sudah mendapatkan gelar ODF di Jakarta Barat. Jumlah ini diklaim Yani sebagai yang terbanyak di antara wilayah DKI yang lain.

Dengan program ini, Yani berharap angka tengkes Jakarta Barat bisa menurun sehingga tumbuh kembang anak bisa maksimal.

"Dengan lingkungan bersih dan sehat InsyaAllah ibu hamil, balita dan sebagainya terhindar dari stunting," kata Yani.

Tercatat ada 13 kelurahan yang sudah menyabet gelar ODF. Yakni Pekojan, Duri Utara, Sukabumi Selatan, Tanjung Duren Selatan,
Meruya Selatan, Joglo, Tamansari, Kalideres, Roa Malaka, Srengseng,Tanjung Duren Duren Utara, Pegadungan dan Meruya Utara.
 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2023