Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan program senilai lebih dari 5 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp14.908) untuk mempercepat pengembangan vaksin dan pengobatan virus corona baru, untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap varian COVID saat ini dan di masa mendatang.

Program bernama "Project Next Gen" itu akan memungkinkan pemerintah untuk bermitra dengan perusahaan sektor swasta untuk mempercepat pengembangan vaksin dan pengobatan.

Upaya baru ini akan berfokus pada tiga tujuan yaitu menciptakan antibodi monoklonal yang tahan lama, setelah virus yang berevolusi membuat banyak pengobatan saat ini tidak efektif; mempercepat pengembangan vaksin yang menghasilkan imunitas mukosa, yang diperkirakan dapat mengurangi risiko penularan dan infeksi; serta mempercepat upaya untuk mengembangkan vaksin pan-coronavirus guna mencegah varian SARS-CoV-2 baru, dan virus corona lainnya, menurut The Washington Post.

"Sudah sangat jelas bagi kami bahwa pasar ini bergerak sangat lambat," ujar Ashish Jha, koordinator penanganan COVID-19 Gedung Putih, pada Senin (10/4). "Ada banyak hal yang dapat dilakukan pemerintah, yang dapat dilakukan pihak pemerintahan, guna mempercepat instrumen-instrumen tersebut ... untuk rakyat Amerika."

Jha juga mengatakan bahwa berinvestasi dalam vaksin virus corona generasi baru dapat memiliki efek menguntungkan di seluruh sistem kesehatan. "Kemampuan kita untuk mengembangkan ... vaksin yang dapat menghasilkan imunitas mukosa akan memiliki manfaat yang sangat besar bagi patogen pernapasan lain yang kita hadapi sepanjang waktu, seperti flu dan RSV," ungkapnya.

Beberapa pekerjaan laboratorium sedang berlangsung, dan pemerintah AS telah memulai upaya untuk menemukan mitra sektor swasta potensial, menurut Dawn O'Connell, asisten sekretaris untuk kesiapsiagaan dan respons di Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat (Department of Health and Human Services) AS. 


 

Pewarta: Xinhua
Editor: Desi Purnamawati
Copyright © ANTARA 2023