Batam (ANTARA) - Dua jamaah haji asal Kabupaten Kampar, Provinsi Riau yang tergabung dalam kloter 4 Debarkasi Hang Nadim Batam dirujuk ke Rumah Sakit Badan Pengusahaan (BP) Batam karena sakit setelah tiba di Bandara Hang Nadim.

"Kalau ada kondisinya yang memang perlu dirujuk, ini ada yang dari Riau sudah dirujuk. Kalau dia diterbangkan lagi menuju Riau khawatir, walaupun cuma satu jam saja penerbangannya," kata Ketua PPIH Debarkasi Hang Nadim Batam Mahbub Daryanto di Batam, Kamis.

Adapun dua jamaah haji tersebut mengidap sakit paru-paru yang menghalangi aliran udara dan membuat sulit bernapas (PPOK), sakit disentri, dan sakit radang membran yang melapisi dinding perut dan menutupi organ-organ perut (Peritonitis).

Ia menjelaskan jamaah haji tersebut dapat kembali ke daerah asalnya jika telah dinyatakan sehat dan layak terbang.

"Mereka masih di sini, sampai layak terbang dulu, baru boleh kembali ke daerahnya," ujar dia.

Jamaah haji kloter 4 Debarkasi Hang Nadim Batam tiba di Tanah Air pada Rabu (5/6) pukul 20.40 WIB, dan langsung melanjutkan penerbangan domestik menuju Riau.

"PIC dari masing-masing daerah pun juga ada di sini, walaupun mereka hanya transit sebentar tapi kalau kondisinya mengkhawatirkan, tetap dievakuasi," kata Mahbub.

Sementara itu, pada Kamis (6/7), kloter 5 Debarkasi Hang Nadim Batam sebanyak 374 jamaah haji asal Kota Batam tiba di Asrama Haji.

"Alhamdulillah, hari ini jamaah yang tiba seluruhnya asal Batam dan jamaah utuh dari berangkat sampai kembali. Semua sehat, tidak ada yang dievakuasi, begitu turun dari pesawat  sudah di cek, dan bisa langsung pulang," ujar Mahbub.

Baca juga: Bandara Batam tambah petugas khusus sambut kepulangan jamaah haji
Baca juga: 374 jamaah haji Riau kloter pertama tiba di Pekanbaru
Baca juga: PPIH Batam: Air zamzam disalurkan melalui Kemenag kabupaten/kota


Pewarta: Jessica Allifia Jaya Hidayat
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2023