Jakarta (ANTARA) - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono melibatkan Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengaudit pembangunan Jakarta International Stadium (JIS).
 
"Nanti audit Inspektorat, sama kami minta juga BPKP," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa.

Heru menyebutkan bahwa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sudah melakukan audit terhadap JIS.
 
Namun, Heru belum memastikan waktu pelaksanaan audit oleh Inspektorat dan BPKP untuk pembangunan JIS itu. "Ya nanti kita lihat (kapan audit Inspektorat dan BPKP dilakukan), kan kemarin juga ada hasil audit BPK," kata Heru.

Baca juga: DKI targetkan renovasi JIS selesai sebelum Piala Dunia U-17
Baca juga: Pemprov DKI pertimbangkan ambil alih pengelolaan JIS dari Jakpro
 
Sebelumnya, anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengatakan, pembentukan panitia khusus (pansus) terkait pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS) perlu diajukan.
 
Hal itu agar polemik pembangunan JIS bisa diselesaikan dengan cara transparan. Melalui pansus, DPRD juga akan mencari tahu apa yang menyebabkan JIS tidak sesuai dengan standar FIFA.
 
Pansus ini mencuat saat JIS dinyatakan tidak layak untuk menjadi tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-17. Hal tersebut karena lapangan JIS dianggap tidak ak berstandar FIFA.
 

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2023