Pak SBY mempunyai jam terbang yang tinggi, memiliki 'management crissis organisation'. Saya kira langkah-langkah yang akan diambil SBY pasti efektif untuk penyelesaian persoalan partai,"
Zul Sikumbang Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPP Partai Demokrat, Sudewo mengatakan, Partai Demokrat membutuhkan sosok yang mempunyai kemampuan "management crissis organisation" dan orang itu adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sudewo menambahkan, bila SBY berkenan menjadi ketum atas dasar keinginan Dewan Pimpinan Daerah dan Cabang, tentu hal itu merupakan langkah pas dan tepat mengingat situasi PD dibutuhkan figur sentral sebagai pemersatu partai.

"Pak SBY mempunyai jam terbang yang tinggi, memiliki 'management crissis organisation'. Saya kira langkah-langkah yang akan diambil SBY pasti efektif untuk penyelesaian persoalan partai," kata Sudewo di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu.

Tapi tentunya, kata anggota Komisi IV DPR RI, SBY harus melepaskan dua jabatan penting, yakni sebagai Ketua Dewan Kehormatan dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

"Memang jabatan Pak SBY banyak. Tapi kalau jadi ketum, beberapa posisi seperti Ketua Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan harus ditanggalkan. Hanya Majelis Tinggi dan Ketum saja dipegang oleh SBY," kata dia.

Sementara untuk posisi Sekretaris Jenderal, Sudewo mengusulkan agar Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas tetap dipertahankan. Meskipun dari sisi kepatutan, hal tersebut tidak layak dan tidak mengena. Tapi semua itu, imbuhnya adalah dalam rangka efektivitas partai yang tinggal beberapa tahun lagi.

"Sebagai Sekjen, Ibas dipertahankan dalam rangka efektifitas organisasi. Bila Ibas tak jadi Sekjen, minimal pelaksana harian. SBY ketua umum partai, pelaksana hariannya adalah Ibas," kata Sudewo.
(Zul)

Pewarta: Zul Sikumbang
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2013