Harus semakin mendunia, setiap tahun harus ada inovasi agar masyarakat merasakan dampak ekonominya
Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap kegiatan Jember Fashion Carnaval (JFC) dapat menjadi pengungkit ekonomi di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Di sela-sela menemui konstituennya di Kabupaten Jember, LaNyalla menghadiri Grand Carnival JFC yang digelar di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember pada Sabtu (5/8) malam.

"Harus semakin mendunia, setiap tahun harus ada inovasi agar masyarakat merasakan dampak ekonominya. Penonton atau wisatawannya menjadi lebih banyak, jadi tidak monoton," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Kabupaten Jember, Minggu.

Ia berharap pagelaran itu terus berlanjut dari tahun ke tahun dan levelnya harus terus meningkat serta berkualitas dengan mengamati juga parade-parade karnaval kelas dunia agar JFC bisa terus bersaing dengan karnaval negara lain.

"Amati, adopsi dan modifikasi untuk pelaksanaan tahun depan karena JFC sudah jadi kalender event tetap, sehingga dampaknya harus terus bisa mendatangkan wisatawan dengan jumlah besar," ucapnya.

JFC ke-21 mengangkat tema utama "Timelapse Journey of The Earth" dengan 10 defile yakni Bigbang, Prehistoric, Empire, Religion, Invention, World War, Super Star, Upcycle, Metaverse, dan Nusantara.

Puluhan tamu dari Jepang didatangkan oleh Sakuranesia Society pada JFC tahun 2023. Mereka tidak hanya wisatawan, namun juga berpartisipasi dalam kegiatan JFC dengan tampil memukau.

"Kedatangan tamu dari Jepang tersebut bisa menjalin hubungan yang baik antara kedua negara Indonesia-Jepang, terutama di Jember. Jember terkenal dengan kualitas cerutu dan kopinya, jadi mereka juga harus menikmati kuliner salah satunya menikmati kopi dan cerutu asli Jember yang nikmat itu," katanya.

Dalam acara tersebut LaNyalla disambut langsung oleh Bupati Jember Hendy Siswanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Mia Amiati, Bupati Sarolangun Bachril Bakri.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto mengucapkan terima kasih atas kehadiran orang nomor satu di DPD RI itu karena kehadiran LaNyalla bukti bahwa pemerintah pusat peduli kepada kegiatan unggulan daerah.

"Terima kasih Pak LaNyalla atas kehadirannya. Tema JFC yakni menceritakan perjalanan mulai awal peradaban menuju tahun demokrasi yang diwujudkan dengan penampilan perform dari para talent," katanya.

Menurutnya dalam defile JFC for Democration terdapat pesan bahwa demokrasi adalah sesuatu hal yang indah, sehingga pihaknya ingin menunjukkan demokrasi yang lebih indah, dan Jember yang lebih baik dan makmur.


Baca juga: Kampoeng Creative JFC menjadi pintu masuk destinasi wisata Jember
Baca juga: Pemkab Jember gagas Kampung Kreatif JFC untuk dongkrak pariwisata

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2023