Jayapura (ANTARA) - Kepolisian Daerah(Polda) Papua meminta bantuan 10 satuan setingkat kompi(SSK) untuk mengamankan Pemilu 2024 di empat provinsi.

Polda Papua saat ini membawahi empat provinsi yaitu Provinsi Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah.

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri di Jayapura, Kamis mengakui, pihaknya sudah mengajukan permintaan bantuan personel untuk amankan pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

Pemilu serentak butuh bantuan Mabes Polri dan pihaknya sudah mengajukan rencana persiapan pengamanan.

Ada beberapa wilayah yang menjadi perhatian terkait gangguan keamanan di Provinsi Papua Tengah yaitu Dogiai, Deiyai, Nabire, Puncak dan Intan Jaya, Provinsi Papua Pegunungan diantaranya Pegunungan Bintang, Yahukimo, Nduga, Jayawijaya dan Yalimo.

Untuk Provinsi Papua yang menjadi perhatian adalah Kabupaten Mamberamo Raya.

Sedangkan Papua Selatan wilayahnya relatif aman namun nantinya tetap akan ditempatkan pasukan untuk memperkuat yang ada, kata Fakhiri.

Irjen Pol Fakhiri mengaku, pihaknya juga akan mengajak pemda, KPU dan Bawaslu di tiga daerah otonomi baru (DOB) agar duduk bersama membahas tidak lagi adanya penggunaan sistem ikat noken karena selama menjadi masalah yang menyebabkan terjadinya pemilih suara ulang yang berdampak terhadap gangguan keamanan bahkan dapat menimbulkan korban jiwa.

"Yang menjadi ekstra penanganan di pemilu yakni saat pemilihan gubernur dan bupati di keempat DOB, " kata Irjen Pol Fakhiri dan berharap demokrasi di Tanah Papua dapat diterapkan sehingga para pemilih menggunakan haknya secara penuh atau one man one vote.
Baca juga: Polda Papua ajukan penambahan personel untuk pengamanan Pemilu
Baca juga: Polda Papua Barat siapkan personel amankan tahapan Pemilu
Baca juga: PMII Jayapura apresiasi kinerja Polri/TNI dalam pengamanan pemilu
Baca juga: Kodam XVII/Cenderawasih siagakan tiga helikopter untuk amankan pemilu
Baca juga: 15 ribu personil TNI/Polri siap amankan pemilu di Papua

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2023