Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2023 ini memasang jaringan internet WiFi gratis di 2.307 titik yang tersebar di sembilan kabupaten/kota di provinsi itu untuk memberikan kemudahan pada masyarakat dalam mengakses informasi.

"Pemasangan internet atau WiFi gratis ini sudah dilakukan sejak 2018 dan terus kami tingkatkan," kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfos) Provinsi Bali Gede Pramana di Denpasar, Minggu.

WiFi gratis tersebut, ujar Gede Pramana, ditempatkan di desa adat, puskesmas, daerah pariwisata, fasilitas umum dan SMA/SMK seluruh Bali dan SLB negeri.

Pihaknya menginginkan ke depan pemasangan WiFi gratis juga bisa di setiap banjar (dusun). Termasuk juga pada daerah-daerah yang penduduknya padat, yang memerlukan kecepatan internet lebih tinggi dan kapasitas lebih besar.

"Kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat karena sekarang semuanya sudah digital. Jadi, kami ingin memberikan kemudahan pada masyarakat untuk mengakses informasi yang ada," ucapnya.

Selain itu, dengan adanya internet gratis juga bisa dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk mempromosikan produk-produknya.

Demikian pula untuk tempat-tempat wisata, kata Gede Pramana, para pelaku pariwisata dapat dengan mudah mengunggah daya tarik wisata yang dimiliki ke media sosial. "Ini artinya pemerintah bisa memberikan promosi gratis," ujarnya.

Pemerintah Provinsi Bali, lanjut dia, ke depan juga terus berkomitmen untuk meningkatkan jumlah titik pemasangan WiFi gratis maupun kecepatan internet yang sekarang kecepatannya 50 Mbps.

"Kami juga ingin bekerja sama dengan provider-provider agar mereka bisa ikut andil juga. Jangan hanya berbisnis saja tetapi juga memberikan informasi kepada masyarakat," ucapnya.

Namun, Gede Pramana juga mengingatkan masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan bijak dan bisa cakap digital.

"Jangan sampai menggunakan internet untuk menyebarkan hoaks dan masyarakat harus berhati-hati menggunakan internet karena ada aspek positif dan negatifnya," katanya.

Jika mendapatkan informasi atau berita yang kurang jelas, ia menyarankan agar masyarakat lebih baik bertanya kepada pemerintah (Kominfo) dan jangan langsung menyebarkan berita-berita yang tidak jelas sumbernya.

Terkait pemasangan WiFi gratis tersebut, Gede Pramana mengatakan Pemerintah Provinsi Bali sebelumnya telah memberikan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke kabupaten/kota, selanjutnya pemerintah kabupaten/kota yang melakukan pemasangan WiFi.

"Kami memonitor pemasangan yang dilakukan kabupaten/kota. Yang jelas setiap tahun Pemerintah Provinsi Bali memberikan dana BKK kepada kabupaten/kota. Pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali juga memasang alat untuk memonitor dimana adanya internet yang mati ataupun mengalami permasalahan lainnya," ucapnya.

Baca juga: Pemprov Bali sediakan 1.834 WiFi gratis dukung WFH selama KTT G20
Baca juga: Telkomsel fasilitasi internet dukung pendidikan di Sumbawa Timur
Baca juga: Registrasi ke aplikasi Molecool bisa akses WiFi dan "live CCTV" gratis

 

Pewarta: Ni Luh Rhismawati
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2023