Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi di pusat perbelanjaan Siam Paragon Mall, pusat Kota Bangkok, Thailand pada Selasa sore.

“Tidak terdapat informasi adanya korban WNI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu Judha Nugraha melalui pesan singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, Judha menyebut terdapat tiga korban meninggal dunia dan lima orang luka-luka akibat peristiwa tersebut.

Seorang tersangka berusia 14 tahun telah ditangkap oleh Kepolisian Thailand dan sedang diperiksa terkait penembakan massal itu.

Biro Penyelidik Pusat Thailand sebelumnya telah mengunggah di Facebook sebuah gambar buram seorang pria bercelana kargo warna khaki dan topi bisbol, yang mereka sebut sebagai pelaku penembakan.

Sejumlah video di media sosial, yang belum dipastikan kebenarannya, memperlihatkan orang-orang, termasuk anak-anak, berlarian keluar dari mal itu dan penjaga keamanan memandu mereka.

Salah satu video menunjukkan orang-orang yang bersembunyi di ruangan gelap di sebuah restoran.

Tayangan langsung televisi memperlihatkan antrean panjang kendaraan di luar mal di tengah hujan deras.

Baca juga: Penembakan massal di Bangkok, tersangka berusia 14 tahun ditangkap

Baca juga: PM Thailand perintahkan kontrol senjata lebih ketat usai pembantaian


Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2023