Moskow (ANTARA News) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menunjuk pengaruh besar Iran di Timur Tengah dengan mengumumkan kehadiran Republik Islam itu pada pertemuan antarbangsa tentang Suriah sebagai penting.

Kantor berita Iran IRNA mengutip kantor berita Rusia RIA Novosti melaporkan pernyataan Lavrov pada jumpa pers, "Pembicaraan saya dengan Menlu AS John Kerry dan Menlu Prancis Lauran Fabio bertujuan menyelesaikan perbedaan tentang gabungan negara peserta Konferensi Internasional Jenewa II mengenai Suriah. Saya memperoleh persetujuan tentang perlunya merevisi keputusan mereka sebelumnya."

Dia menambahkan, "Masalah ini tidak berhubungan dengan Suriah sendiri, karena ada sejumlah pemain asing yang terlibat pada krisis itu, dan karena itu, kehadiran Iran pada konferensi itu adalah kunci bagi kami."

Menteri luar negeri Rusia menekankan Iran harus berpartisipasi pada Konferensi Internasional tentang Suriah sebagai negara dengan pengaruh pada seluruh kelompok yang terlibat dalam krisis juga harus hadir di konferensi itu.

Dia menyebut Iran berada dalam daftar paling atas.

Ryabkov mendukung gagasan kehadiran Iran pada Konferensi Internasional tentang Suriah, dengan alasan tidak mengundang Iran untuk Konferensi Jenewa II akan menjadi kesalahan besar.

Pada 7 Mei, Rusia dan Amerika Serikat setuju mengadakan konferensi internasional mengenai Suriah yang akan berfungsi sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya yang diadakan di Jenewa pada Juni 2012.

(H-AK/B002)

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2013