Surabaya (ANTARA) - Timnas U-17 Maroko berhasil lolos ke babak delapan besar setelah berhasil mengalahkan Iran melalui drama adu penalti dengan skor 4-1 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia U-17 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa malam.

Gol Iran tercipta dari Esmaeil Gholizadeha pada menit ke-73. Sedangkan gol balasan Maroko tercipta pada menit ke-90+4 oleh Nassim Azaouzi.

Jalannya pertandingan pada babak pertama, para pemain Iran tidak memberi ruang bagi Maroko untuk dapat menguasai bola.

Sekali mendapat bola, Maroko langsung menyerang pertahanan Iran melalui sisi sebelah kanan pertahanan lawan melalui Hamony, namun tidak bisa menciptakan peluang.

Iran mendapat peluang melalui Hesam Nafari pada menit ke-7, namun sundulannya masih melebar di sebelah kiri penjaga gawang Maroko yang dikawal oleh Taha Benrhozil.

Kapten Timnas Iran Erfan Darvish Aali membuat peluang melalui tendangan bebas pada menit ke-15, namun tendangan kerasnya masih melebar ke sebelah kanan gawang Maroko.

Iran kembali mendapat peluang, bahkan bisa dikatakan yang paling baik pada menit ke-22, melalui sundulan Abolfazl Moredi, sayang pemain belakang Maroko Naoufel El Hannach berhasil menghadang dengan kakinya.

Maroko yang ingin meraih kemenangan, meski ditekan oleh Iran tetap berusaha menyerang dari sisi sebelah kanan pertahanan lawan melalui Mohamed Hamony, namun beberapa kali usahanya gagal.

Hingga menjelang pertandingan babak pertama usai, kedua tim masih terlihat belum dapat menciptakan peluang yang berarti.

Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum, tidak ada satupun gol yang tercipta dari kedua tim.

Baca juga: Pelatih Timnas Maroko akui Iran bermain bagus saat fase grup
Baca juga: Iran hancurkan Kaledonia Baru 5-0 untuk tutup fase grup


Selanjutnya: babak kedua

Pewarta: Abdul Hakim/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2023