Beirut (ANTARA) - Serangan drone Israel menghantam sebuah kendaraan di Desa Kafra, Lebanon selatan, dekat sebuah lokasi militer pada Minggu (21/1), menewaskan sedikitnya dua anggota Hizbullah, situs berita Elnashra melaporkan.

Beberapa warga sipil juga menjadi korban luka dalam serangan di dekat sebuah pos pemeriksaan tentara Lebanon tersebut, menurut Elnashra.

Sementara itu, Hizbullah mengatakan para pejuangnya menargetkan kerumunan-kerumunan Israel di Zarit dan al-Dhahira. Kelompok bersenjata Lebanon itu juga mengonfirmasikan jatuhnya korban di antara pasukan Israel.

Ambulans segera tiba di lokasi serangan Israel untuk membawa para korban ke rumah sakit terdekat, sedangkan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang dipicu oleh serangan tersebut.
 
Konfrontasi di perbatasan Lebanon-Israel berlanjut pada Minggu, ketika sejumlah pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke desa Rmeish dan Markaba di Lebanon selatan, serta menembakkan artileri beratnya ke Aita al-Shaab, sebuah desa lain di Lebanon

Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel meningkat sejak 8 Oktober 2023 setelah Hizbullah menembakkan puluhan roket ke arah Israel untuk mendukung serangan Hamas terhadap Israel sehari sebelumnya, yang memicu pasukan Israel menembakkan artileri berat ke Lebanon tenggara.

Konfrontasi antara Hizbullah dan Israel telah menewaskan 227 orang dari pihak Lebanon, termasuk 161 anggota Hizbullah dan 37 warga sipil, menurut beberapa narasumber keamanan Lebanon.

 

Pewarta: Xinhua
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2024