Menanam pohon merupakan langkah tepat untuk mengatasi perubahan iklim, polusi udara, dan ancaman kepunahan keanekaragaman hayati
Banjarbaru (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menanam sebanyak 1.836 pohon di area Hutan Kemasyarakatan Sukamaju, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Ini adalah penanaman pohon serentak yang ketiga kalinya pada 2024, sekaligus memperingati Hari Lahan Basah Sedunia,” kata Tenaga Ahli Bidang Pemulihan Lingkungan KLHK MR Karliansyah di Banjarbaru, Rabu.

Ia menyebutkan pohon memiliki banyak manfaat bagi makhluk hidup, tidak hanya menyediakan oksigen tetapi juga sebagai tempat penyimpanan karbon.

“Menanam pohon merupakan langkah tepat untuk mengatasi perubahan iklim, polusi udara, dan ancaman kepunahan keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Baca juga: Menteri LHK ajak generasi Z & Y tanam pohon kendalikan perubahan iklim

Gerakan penanaman pohon secara berkelanjutan, kata dia, diharapkan dapat mengurangi emisi dari sektor kehutanan dan penggunaan lahan lain dengan target angka net sink sebesar 140 juta ton CO2eq melalui Indonesia FOLU Net Sink 2030.

Menurut dia, menanam pohon tidak hanya untuk mengendalikan perubahan iklim, tetapi juga dapat mengurangi risiko bencana seperti tanah longsor, banjir, dan lainnya.

Oleh karena itu Karliansyah mengajak masyarakat bersama-sama menanam pohon, merawat, serta menjaga, agar tetap tumbuh untuk menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar.

Baca juga: KLHK ajak generasi muda giat menanam pohon, lindungi bumi

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel Roy Rizali Anwar mengatakan penanaman pohon merupakan program revolusi hijau yang sudah digencarkan sejak 2017 di Kalimantan Selatan.

Sejak program revolusi hijau digencarkan, lanjutnya, lahan kritis di Kalimantan Selatan pada 2022 turun menjadi 458.478 hektare dari sebelumnya 642.580 hektare.

“Sejak penanaman pohon terus digaungkan, lahan kritis di Kalimantan Selatan pulih sebanyak 184.102 hektare. Tentu ini sangat berdampak positif terhadap perubahan lingkungan di daerah kita,” ujar Roy.

Baca juga: KLHK intensifkan penananam pohon saat musim hujan

 

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2024