Banda Aceh (ANTARA) - Perusahaan berskala usaha mikro kecil menengah (UMKM) sektor perikanan di Provinsi Aceh telah melakukan ekspor sebanyak 5 ton komoditas kerang ke negara Vietnam selama awal tahun 2024.

Direktur CV Siti Ayu Persada Shohirin di Banda Aceh, Senin, mengatakan ekspor kerang tersebut dilakukan menggunakan maskapai penerbangan komersial melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

“Secara keseluruhan, awal tahun ini kurang lebih 5 ton (kerang) yang sudah kita ekspor,” kata Shohirin.

Ada dua jenis kerang yang diekspor, yakni kerang darah dan kerang biru. Komoditas perikanan itu didatangkan dari berbagai daerah di provinsi berjulukan Tanah Rencong itu, seperti Aceh Besar, Aceh Tamiang, dan Langsa, bahkan ada juga dari luar Aceh.

“Hari ini sama juga, kita ekspor ke Vietnam. Dengan berat bersih 470 kilogram,” ujarnya.

Menurut dia, permintaan pasar ekspor terhadap komoditas laut tersebut cukup tinggi. Dalam sehari, permintaan bisa mencapai satu ton. Adapun pasar ekspor selain Vietnam, yakni Malaysia dan Singapura.

Dirinya mengaku baru sanggup mengekspor kerang ke Vietnam, dengan rata-rata sekali ekspor antara 500-700 kilogram, yang dilakukan sebanyak tiga kali dalam sepekan.

“Ini masih sangat jauh dari permintaan, setiap hari bisa sampai satu ton. Kita masih baru sanggup per tiga hari 500-700 kilogram,” ujarnya.

Kata Shohirin, ekspor yang dilakukan perusahaannya itu dimulai secara perdana pada 19 Januari 2024. Sebelumnya, ia mengekspor komoditas perikanan menggunakan perusahaan orang lain, dengan perusahaan importir yakni QMP Global Import Export Co Ltd.

“Target saya sebulan itu bisa 15 ton, tapi belum cukup ya,” ujarnya.

Sebelumnya, Shohirin mengatakan komoditas itu diproduksi secara alami, sehingga jumlah yang didapat masih sedikit. Oleh karenanya, perlu ada upaya budidaya kerang guna memenuhi permintaan pasar ekspor tersebut.

"Kami juga berencana budi daya kerang dan komoditas perikanan lain guna memenuhi pasar ekspor. Ekspor yang kami lakukan ini juga atas dukungan Pemerintah Aceh serta peran dari bea cukai," katanya.


Baca juga: Bea Cukai Langsa lepas ekspor kerang hidup ke Thailand

Baca juga: Produk dekorasi kerang laminasi Kota Magelang diekspor ke Amerika

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2024