Sampit (ANTARA) -
Sebanyak 2.199 penumpang kapal telah mudik lebih awal melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah dengan tujuan Semarang, Jawa Tengah dan Surabaya, Jawa Timur.
 
“Total pemudik yang sudah kami berangkatkan sebanyak 2.199 orang dari total empat call,” kata Manageri PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Sampit, Hendrik Sugiharto di Sampit, Rabu.
 
Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari empat keberangkatan kapal atau call dari PT DLU Cabang Sampit, sedangkan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Sampit belum ada jadwal keberangkatan sejak awal Ramadhan.
 
Hendrik menyampaikan, PT DLU Cabang Sampit menyiapkan 11 call untuk mengakomodir pemudik mulai dari H-30 hingga H-2 Lebaran, terdiri atas tujuh call rute Sampit-Surabaya dan empat call Sampit-Semarang. Sejauh ini sudah empat call yang diberangkatkan, sehingga menyisakan tujuh call.
 
Keempat call yang telah diberangkatkan antara lain, KM Kirana III tujuan Surabaya Senin 11 Maret 2024 pukul 14.00 WIB sebanyak 621 penumpang, masih kapal dan tujuan yang sama pada Jumat 15 Maret 2024 pukul 06.00 WIB sebanyak 561 penumpang, dan KM Kirana I tujuan Semarang Sabtu 16 Maret 2024 pukul 12.00 WIB sebanyak 490 penumpang.
 
“Kemudian yang terbaru diberangkatkan hari ini pukul 10.00 WIB ada KM Kirana III tujuan Semarang mengangkut 527 penumpang dan 34 kendaraan campuran,” imbuhnya.

Baca juga: Dishub Samarinda periksa kelayakan keselamatan kapal mudik Lebaran
Baca juga: Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran
 
Ia melanjutkan, peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat sejak dua pekan sebelum Ramadhan, cukup banyak warga pendatang yang memilih mudik awal dengan berbagai alasan, salah satunya untuk melaksanakan tradisi Nyadran atau ziarah kubur sebelum Ramadhan.
 
Kendati demikian, menurutnya peningkatan jumlah penumpang ini belum sampai memenuhi kapasitas kapal hingga 100 persen. Sehubungan dengan ini, ia berharap pada keberangkatan berikutnya jumlah penumpang yang diangkut bisa lebih banyak.
 
Masyarakat yang berencana mudik ke Jawa melalui transportasi laut diimbau agar dapat mudik lebih awal untuk menghindari penumpukan penumpang, terutama ketika sudah memasuki H-10 hingga H-2 Lebaran biasanya akan ada lonjakan penumpang.
 
“Tentunya kami juga harapkan pengguna jasa yang belum mendapatkan tiket, bisa segera mendapatkan tiketnya. Sehingga ketersediaan kapasitas angkutan kami bisa terpenuhi untuk angkutan Lebaran tahun ini,” tuturnya.

Baca juga: Pelni sediakan 19 kapal layani mudik gratis Lebaran 2024
Baca juga: Kemenhub: Penumpang angkutan laut pada Lebaran 2024 capai 3 juta orang
 
Hendrik menambahkan, terkait dispensasi penumpang maupun penambahan jumlah call masih menunggu rapat internal dari unsur pelabuhan yang dipimpin oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas III Sampit yang rencananya dilaksanakan minggu depan.
 
Sambil menunggu rapat tersebut, calon penumpang diharapkan dapat memanfaatkan dengan maksimal sisa call yang masih tersedia.

Sementara itu jadwal tujuh call dari PT DLU Cabang Sampit yang masih tersedia hingga H-2 Lebaran sebagai berikut; KM Kirana I tujuan Semarang Minggu 24 Maret 2024 pukul 17.00 WIB, Minggu 31 Maret 2024 pukul 14.00 WIB dan Minggu 7 April 2024 pukul 24.00 WIB.
 
KM Kirana III tujuan Surabaya Sabtu 23 Maret 2024 pukul 13.00 WIB, Sabtu 30 Maret 2024 pukul 07.00 WIB, Rabu 3 April 2024 pukul 10.00 WIB dan Minggu 7 April 2024 pukul 13.00 WIB.

Baca juga: Kemenhub siap layani mudik gratis di 47 ruas jalur laut se-Indonesia
Baca juga: DLU Sampit sebut 80 persen tiket mudik Lebaran 2024 sudah terjual
Baca juga: Dishub Maluku: Peningkatan jumlah penumpang kapal mencapai 295 persen

Pewarta: Muhammad Arif Hidayat/Devita Maulina
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024