Jakarta (ANTARA) -
Polda Metro Jaya tidak mengubah pola yang sudah dilakukan selama ini terkait persiapan dan pengamanan wilayah dalam menghadapi lebaran.
 
"Saya tidak akan mengubah pola yang sudah dilakukan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Karyoto saat ditemui di Jakarta, Jumat.

Yang jelas, kata Kapolda, secara jumlah anggota yang terlibat di Operasi Ketupat terbatas. "Namun kami akan ekstra lebih memberikan pelayanan," katanya.
 
Karyoto menjelaskan alasan tidak mengubah pola pengaman saat Lebaran adalah karena Jakarta akan ditinggalkan oleh masyarakat yang melakukan perayaan Lebaran seperti pulang kampung atau mudik.
 
"Pertama, kami akan perintahkan pada kapolsek dan kapolres untuk menyediakan tempat penitipan," katanya.

Baca juga: Polda Metro Jaya buka pendaftaran 20-22 Maret untuk mudik gratis
Baca juga: Warga DKI apresiasi pengamanan Polda Metro Jaya selama Lebaran 2023
 
Kedua, jelas ada rumah-rumah kosong. Karyoto akan lebih mengedepankan sistem keamanan lingkungan.
 
"Kami dari petugas hanya akan melakukan patroli, diintensifkan. Ya kita bisa melihat memang namanya pencurian, ada niat tidak baik pasti sudah gambar-gambar, tapi mudah-mudahan kita juga bisa melakukan pencegahan dengan baik," katanya.
 
Kemudian terkait lalu lintas, pihaknya juga telah menyediakan program mudik gratis menggunakan bus untuk memudahkan masyarakat pulang ke kampungnya.
 
Jika tahun lalu pihaknya mendapatkan banyak apresiasi masyarakat terkait kelancaran mudik lebaran, maka tahun ini harus lebih baik.
 
"Kalau tahun yang lalu kita dapat apresiasi masyarakat. Mudah-mudahan tahun ini bisa mempertahankan dan bisa lebih baik, lebih lancar," katanya.

Yang paling penting, kata Kapolda, jangan sampai kecelakaan lalu lintas kendaraan pemudik lebih tinggi dari tahun yang lalu.
Baca juga: Polda Metro imbau satpam perumahan intens koordinasi
Baca juga: Polres Jaktim buka layanan penitipan kendaraan pemudik

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2024