Kota Bogor (ANTARA) - Satlantas Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, mengawasi uji coba angkutan kota (angkot) listrik jurusan Cidangiang-Suryakencana yang akan beroperasi  selama tiga bulan ke depan.

Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria mengatakan, pihaknya juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) terkait jam operasional dan mobilisasinya.

“Uji coba ini kami awasi penuh. Kami juga berkoordinasi apakah selama tiga bulan ini waktunya berapa jam dan sebagainya. Ini kami masih diskusikan,” kata Galih usai kick off uji coba angkot listrik, Kamis.

Galih menyebut, pengawasan dilakukan dari sisi performa sopir angkot. Mulai dari kelayakan sopir, hingga administrasinya.

Selain itu, Galih mengatakan, pihaknya juga mengawasi performa kendaraan dari lima unit angkot listrik yang diuji coba ini. Apakah sudah sesuai dengan standar keamanan berkendara.

“Kemudian sisi informasinya. Sehingga masyarakat tidak bingung jam berapa naik angkot itu dan ke mana saja. Ini nanti pasca ini akan diskusi,” ucapnya.

Di samping itu, Galih mengimbau agar plat nomor kendaraan ini dilakukan mutasi dari plat hitam ke plat kuning.

“Silakan segera untuk melaksanakan untuk proses mutasi ke Bogor Kota. Kita lihat ke depannya pasti (dipasang) plat umum atau kuning yang biasa digunakan untuk angkot lain,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah Satlantas akan melakukan penilangan terhadap angkot listrik, Galih mengaku tetap melakukan pengawasan dan kontrol sepenuhnya.

“Saya kira ini masih uji coba. Kami menyambut baik uji coba ini. Tapi, dalam pelaksanannya kami tetap awasi dan kontrol sepenuhnya,” kata Galih. 
Baca juga: Bima Arya: angkot listrik bagian dari reformasi transportasi
Baca juga: Pemkot Bogor pasang rambu pemberhentian angkot listrik jelang uji coba
Baca juga: Lima angkot listrik beroperasi di Kota Bogor tahun ini


Pewarta: Shabrina Zakaria
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024