Kota Bandung (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mencatat angka kunjungan wisatawan ke sejumlah tempat wisata di Kota Kembang selama libur Lebaran sebanyak 21.252 orang selama periode 5-11 April 2024.

 

“Karena potensi wisata Kota Bandung bukan hanya destinasi wisata saja, ataupun atraksi seni, tapi juga kulinernya, dan fashionnya yang selalu diminati,” kata Kepala Disbudpar Kota Bandung, Arief Syaifudin di Bandung, Rabu.

 

Menurut dia, jumlah kunjungan tersebut dihitung selama enam hari di lima tempat wisata di Kota Bandung. Seperti Saung Angklung Udjo, Kiara Artha Park, Karang Setra, Taman Lalu Lintas dan Bandung Zoo.

 

“Sebetulnya untuk tempat favorit wisatawan hampir rata ya. Karena mungkin ketertarikan dari masyarakat yang datang itu keenam destinasi tersebut,” kata dia.

 

Pada periode yang sama, Disbudpar Kota Bandung juga mencatat okupansi atau tingkat hunian hotel pada masa saat libur Idul Fitri 1445 Hijriah mengalami lonjakan terutama pada H+1 Lebaran, yakni tanggal 11 April 2023.

 

Pada 11 April 2024, tingkat okupansi mencapai 86,80 persen, sedangkan pada 10 April 2024 okupansi mencapai 68,56 persen dan 10 April 2024 sebanyak 86,45 persen.

 

Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa kehadiran kereta cepat Whoosh yang sejak dioperasikan pada 17 Oktober 2023 lalu juga memberi dampak yang cukup besar terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.

 

“Tapi dengan kereta Whoosh akomodasi bus juga bisa tergantikan. Karena ternyata yang menggunakan bus datang ke Kota Bandung setiap harinya itu hampir rata-rata 16 ribu. Dan yang Lebaran ini mencapai 21 ribu yang melalui kereta Whoosh,” katanya.

 

Selain itu, Arief menilai untuk jumlah wisatawan pada periode Lebaran tidak sepadat pada libur Natal maupun Tahun Baru. Sebab, sebagian besar masyarakat datang ke Bandung hanya untuk bersilaturahmi bukan untuk menjadi pilihan berwisata.

 

“Tapi kalau kita lihat wisatawan ini sebetulnya orang yang mudik ya, yang orang dari Bandung mudik ke mana, yang dari luar Bandung mudik ke Kota Bandung,” kata Arief. 

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2024