London (ANTARA News) - Dua pria Inggris pada Jumat dituduh melakukan perjalanan ke Suriah untuk tujuan terorisme sementara pria yang lain ditangkap karena dicurigai menghadiri sebuah kamp teror di negara yang sedang dilanda perang itu.

Yusuf Sawar dan Mohammed Ahmed, keduanya berusia 21 tahun dan berasal dari Birmingham, Inggris, akan disidang di pengadilan London pada Sabtu (18/1) dengan "tuduhan merencanakan dan bepergian ke Suriah untuk tujuan terorisme", kata Kepolisian West Midlands dalam sebuah pernyataan Twitter.

Petugas kepolisian menyatakan kasus tersebut tidak terkait dengan penangkapan pria Birmingham lain pada Jumat sore (17/1), setelah ia terbang ke bandara Gatwick London dari Istanbul.

Pemuda 21-tahun itu ditangkap karena dicurigai menghadiri pelatihan kamp teroris di Suriah, kata polisi seperti dilansir kantor berita AFP.

Polisi Inggris telah selama tiga tahun terakhir menangkap sejumlah orang yang telah melakukan perjalanan ke Suriah atas dasar kekhawatiran bahwa mereka berjuang dengan kelompok jihad.

Menteri Luar Negeri William Hague mengatakan pada Senin bahwa "ratusan" orang Inggris diyakini telah pergi untuk berperang di Suriah dan pasukan keamanan sedang melakukan langkah terbaik untuk memantau situasi.

Pada Kamis, dua perempuan berusia 26 dan 27 tahun ditangkap karena dicurigai melakukan serangan teror, termasuk orang yang hendak mengejar penerbangan ke Istanbul.

Polisi tidak mau berkomentar apakah penangkapan itu terkait dengan Suriah.

Pada November jaksa Inggris membatalkan kasus terhadap seorang dokter yang dituduh menculik seorang fotografer Inggris dan rekan Belandanya di Suriah.

(Uu.H-AK)

Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2014