Ada daerah yang sudah mengidentifikasi (potensi) pariwisata dan ekonomi kreatif dan menempatkannya sebagai prioritas, jadi kita punya alasan untuk mendukung,"
Banyuwangi (ANTARA News) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung upaya pemerintah daerah mengembangkan tempat-tempat pariwisata baru untuk menarik kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu mengatakan pemerintah memprioritaskan pemberian dukungan kepada pemerintah daerah yang sudah mengidentifikasi potensi pariwisata dan menjadikannya sebagai fokus pembangunan ekonomi.
 
"Ada daerah yang sudah mengidentifikasi (potensi) pariwisata dan ekonomi kreatif dan menempatkannya sebagai prioritas, jadi kita punya alasan untuk mendukung," katanya di sela kunjungan kerja di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu.

Menurut dia, ada tujuh pemerintah daerah yang menetapkan pengembangan pariwisata sebagai prioritas pembangunan tahun 2015 yakni Sulawesi Tenggara, Lampung, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kepulauan Riau dan Jambi.

"Ujung-ujungnya kan ada alokasi anggaran. Jadi Bappenas akan kasih anggaran lewat kita. Kayak Sulawesi Tenggara, karena dia buat pariwisata sebagai prioritas utama, dia masuk prioritas nasional dan dapat tambahan anggaran," jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan membantu pemerintah daerah merencanakan pengembangan kawasan-kawasan wisata unggulan serta mempromosikannya.

"Jelas promosi bisa kita bantu," katanya.

Pemerintah pusat, ia melanjutkan, bisa membantu pemerintah daerah mempromosikan daerah wisata unggulan melalui penyelenggaraan kegiatan-kegiatan internasional berupa festival seni budaya maupun kompetisi olahraga.

Kegiatan olahraga dan seni budaya berskala internasional yang rutin diselenggarakan, lanjut dia, bisa menjadi ikon daerah penyelenggara dan mengangkat kawasan pariwisatanya.

"Kayak Tour de Singkarak, awalnya hanya melintasi empat kabupaten, tujuh tahun kemudian semua kabupaten di Sumatera Barat dilewati, namanya jadi dikenal," jelas dia.

Ia menambahkan, daerah-daerah yang menjadikan pengembangan pariwisata sebagai prioritas pembangunan juga harus memadukan rencana pembangunan industri wisata dengan rencana pembangunan jangka panjangnya supaya industri wisata bisa tumbuh sesuai rencana selaras dengan pembangunan daerah.(*)

Pewarta: Maryati
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2014