Ekonom Prancis Jean Tirole menangi Nobel Ekonomi

Ekonom Prancis Jean Tirole menangi Nobel Ekonomi

Ekonom Perancis Jean Tirole memberikan keterangan pers di Sekolah Ilmu Ekonomi Toulouse di Toulouse, Perancis, Senin (13/10). Ekonom Perancis Jean Tirole meraih Penghargaan Nobel di bidang Ekonomi 2014 atas analisisnya terhadap kekuatan pasar dan regulasi, kata Akademi Ilmu Pengetahuan Kerajaan Swedia Senin kemarin. (REUTERS/Fred Lancelot )

Hadiah untuk ilmu ekonomi tahun ini adalah tentang menjinakkan perusahaan-perusahaan kuat
Jakarta (ANTARA News) - Ekonom Prancis Jean Tirole pada Senin memenangi hadiah Nobel Ekonomi 2014 untuk analisisnya tentang kekuatan pasar dan regulasi.

"Hadiah untuk ilmu ekonomi tahun ini adalah tentang menjinakkan perusahaan-perusahaan kuat," kata Staffan Normark, Sekretaris Tetap The Royal Swedish Academy of Sciences, seperti dikutip kantor berita Reuters.

The Royal Swedish Academy of Sciences
menyebut Jean Tirole sebagai salah satu ekonom paling berpengaruh pada masa ini.

Ekonom dari Tolouse 1 Capitole University itu mendapat hadiah delapan juta crown Swedia atau sekitar 1,1 juta dolar AS untuk kontribusinya pada ilmu ekonomi.

"Utamanya dia telah memperjelas bagaimana untuk memahami dan mengatur industri dengan sedikit perusahaan kuat," kata lembaga pemberi penghargaan Nobel.

The Royal Swedish Academy of Sciences
menyatakan banyak industri didominasi oleh sejumlah kecil perusahaan besar.

Tanpa regulasi pasar monopoli semacam itu sering menghasilkan kondisi yang tidak diinginkan secara sosial seperti harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang seharusnya berdasarkan ongkos produksi, atau perusahaan yang bertahan dengan menutup masuknya perusahaan baru dan perusahaan yang lebih produktif.

Sejak pertengahan 1980an Jean Tirole meneliti kegagalan-kegagalan pasar semacam itu.

Menurut lembaga itu, analisisnya tentang perusahaan-perusahaan dengan kekuatan pasar memberikan teori tunggal dengan landasan kuat tentang pertanyaan kebijakan sentral: bagaimana seharusnya pemerintah menghadapi merger dan kartel dan bagaimana pemerintah mengatur monopoli.

Sebelum Tirole, para peneliti dan pembuat kebijakan mencari prinsip umum untuk semua industri. Mereka menganjurkan kebijakan sederhana, seperti pembatasan harga untuk pelaku monopoli dan larangan kerja sama antar pesaing namun mengizinkan kerja sama di antara perusahaan-perusahaan dengan posisi berbeda dalam rantai nilai.

Tirole secara teoritis menunjukkan bahwa aturan semacam itu bisa bekerja baik dalam kondisi tertentu tapi lebih banyak menimbulkan keburukan daripada kebaikan.

Pembatasan harga bisa memberi perusahaan-perusahaan dominan dengan motif kuat untuk mengurangi biaya tapi juga membiarkan keuntungan berlebihan.

Kerja sama penetapan harga di suatu pasar biasanya berbahaya tapi kerja sama pengumpulan paten bisa menguntungkan semua orang.

Penggabungan perusahaan dan pemasoknya bisa mendorong inovasi tapi juga bisa mendistrorsi persaingan.

Oleh karena itu, regulasi dan kebijakan persaingan yang paling baik seharusnya secara berhati-hati disesuaikan dengan setiap kondisi spesifik industri.

Dalam serangkaian artikel dan bukunya, Jean Tirole telah menyampaikan kerangka umum untuk merancang kebijakan semacam itu dan menerapkannya di sejumlah industri, mulai dari telekomunikasi sampai perbankan.

Dengan wawasan baru itu, pemerintah bisa lebih baik dalam mendorong perusahaan-perusahaan kuat lebih produktif dan pada saat yang sama mencegahnya melukai pesaing dan pelanggan.

Tirole mengaku "sangat tergerak" dengan penghargaan yang juga disebut Sveriges Riksbank Prize in Economic Sciences in Memory of Alfred Nobel tersebut.

Penerjemah:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar