Jakarta (ANTARA News) - Perguruan tinggi Australia, University of Technology Sydney (UTS) mendorong pemuda Indonesia belajar dan menekuni karir di bidang industri kreatif yang mengalami pertumbuhan pesat di Tanah Air.

"Dengan pembukaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (AEC) untuk industri kreatif pada akhir 2015 ini, pemuda Indonesia harus didorong melalui pendidikan untuk mengembangkan ketrampilan yang kuat agar mampu bersaing dalam peluang yang ada sekarang," kata Dr Matthew Holt, Manajer Program Desain dan Arsitektur UTS:INSEARCH (penyedia jalur pendidikan ke UTS) di Jakarta, Selasa.

Holt menilai bahwa Indonesia memiliki sejarah budaya yang panjang dalam kreativitas dan ditunjukkan melalui banyak variasi seperti batik dan desain arsitektur yang unik.

"Kami melihat kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mendapatkan pengalaman yang berharga melalui belajar di UTS:INSEARCH dan UTS dalam mengembangkan keterampilan mereka agar dapat menampilkan budaya kreatif Indonesia di panggung internasional," katanya.

Staf pengajar desain UTS, Naomi Solomon mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan mahasiswa siap terjun dalam industri global yang akan menjadi keuntungan dalam bersaing di AEC.

"UTS juga menawarkan pilihan bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam studi wiisata dan belajar ilmu desain di Indonesia, komunikasi visual dan animasi di Jepang dan tekstil serta fesyen di India," kata Naomi.

Koordinator Regional UTS: INSEARCH di Indonesia, Stefani Sugiarto mengatakan untuk menjaring minat para pelajar Indonesia menggeluti bidang industri kreatif, UTS:INSEARCH sejak 26 Oktober - 6 November ini menggelar serangkaian kegiatan Design Masterclass ke sejumlah SMA.

Kelas desain tersebut diselenggarakan di 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tersebar di lima kota yaitu Medan, Bandung, Jakarta, Surabaya dan Denpasar.

Kegiatan kelas desain itu bertujuan untuk membantu para pelajar mengembangkan pemahaman mereka mengenai proses desain, percobaan dalam menggabungkan bentuk dan gerakan, pemecahan masalah dan mempelajari peluang karir di industri kreatif.

"Para pelajar yang mengikuti Design Masterclass itu juga akan diminta untuk membuat karya terbaiknya. Dari situ akan dipilih satu karya terbaik," katanya.

Kalangan di Australia banyak mengamati perkembangan investasi dan dukungan pemerintah Indonesia bagi pertumbuhan industri kreatif. Dukungan tersebut sangat diapresiasi mengingat industri ini menyumbang sekitar 7 persen dari total PDB Indonesia.

Pewarta: Faisal Yunianto
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015