counter

Polisi rekayasa lalu-lintas antisapasi kemacetan Kelok Sembilan

Polisi rekayasa lalu-lintas antisapasi kemacetan Kelok Sembilan

Dokumentasi lampu-lampu kendaraan yang melintasi kawasan jembatan layang Kelok Sembilan, di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat, Rabu (1/4). Jembatan dengan konstruksi megah, unik, dan satu-satunya di Indonesia ini diresmikan Presiden Susilo Yudhoyono. (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Sarilamak, Sumatera Barat (ANTARA News) - Polisi dari Polres Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, melakukan rekayasa arus lalu-lintas mengantisipasi kemacetan di jembatan layang Kelok Sembilan, pada musik mudik Lebaran 2016 kali ini.

"Kami merekayasa lalu-lintas dengan cara membuat jalan alternatif bagi kendaraan dari arah Payakumbuh, menuju Pekanbaru, Riau," ujar Kepala Unit Laka Lantas Polres Lima Puluh Kota, Inspektur Dua Polisi Farzan, di Sarilamak, Sabtu.

Dia katakan, untuk kendaraan menuju Pekanbaru itu tepat di Pasar Sarilamak, diarahkan memutar ke atas Kantor Bupati Limapuluh Kota.

Hal itu mengingat mobilitas warga di pasar di tepi jalan itu yang dikhawatirkan menganggu arus lalu-lintas. "Jika tidak dialihkan maka akan terjadi penumpukan kendaraan di tempat itu, dan kelancaraan arus lalu-lintas terganggu," ujarnya.

Namun jika kelancaran arus bisa tetap terjaga, lanjut Farzan, diharapkan sirkulasi arus hingga jembatan layang Kelok Sembilan tetap terjaga.

Sementara untuk kendaraan dari Pekanbaru menuju Payakumbuh, tetap melewati jalan biasa di hadapan Pasar Sarilamak. Pada bagian lain arus lalu-lintas menuju ke Kota Pekanbaru mulai dipadati kendaraan arus balik lebaran.

Arus lalu-lintas terpantau mulai padat merayap dari Jalan Tanjung Anai Kota Pakumbuh, hingga pasar Sarilamak Limapuluh Kota, sekitar 10 kilometer dari jembatan layang Kelok Sembilan.

Polisi memprediksi puncak arus balik Payakumbuh-Pekanbaru, akan terjadi antara Sabtu malam dan Minggu.

Pewarta: Miko Elfisha
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Arus mudik malam Idul Adha, Tol Cipali padat

Komentar