Hammam al-Alil, Irak (ANTARA News) - Pasukan Irak merangsek mendekati Mosul Sabtu ini untuk menduduki kota kecil terakhir yang menjadi batas mereka dengan basis pertahanan ISIS di utara yang sudah diobrak-obrik oleh pasukan khusus Irak yang berperang di distrik-distrik bagian timur Mosul.

Serangan hari ini ke Hammam al-Alil, sekitar 15 km arah selatan Mosul, menyasar sepasukan ISIS berkekuatan sekitar 70 orang militan yang berada di dalam kota di tepi Sungai Tigris itu, kata Panglima Operasi Mosul Mayjen Najm al-Jabouri seperti dikutip Reuters.

Jabouri mengatakan serangan itu dimulai pukul 10 pagi waktu setempat (14.00 WIB). Beberapa militan ISIS berusaha melarikan diri dengan menyeberangi sungai, sedangkan yang lainnya gigih melawan. Pasukan Irak berulang kali menggagalkan rangkaian serangan mobil bom bunuh diri.

"Pertempuran di sini sangat penting, ini adalah kota terakhir bagi kami sebelum Mosul," kata Jabouri kepada wartawan. Helikopter-helikopter Irak menyiapkan bala bantuan dari udara untuk pasukan di darat.

Pasukan keamanan Irak memasang dan mengerek bendera Irak di sebuah gedung pemerintahan di Hammam al-Alil, namun belum jelas benar apakah telah menguasai sepenuhnya kota kecil ini.

Pasukan Irak berusaha menekan dari front selatan untuk merebut Mosul demi bergabung dengan pasukan khusus yang sudah menjebol bagian timur Mosul pekan ini dengan merebut enam distrik dan menciptakan batu pijakan untuk merebut Mosul yang menjadi benteng pertahanan terakhir ISIS di Irak.

Merebut kembali Mosul akan secara efektif menghancurkan khilafah yang dideklarasikan pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dari kota Mosul dua tahun silam. ISIS juga menguasai bagian besar Suriah timur.

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2016