counter

Menteri Jonan: Operasional motor listrik murah

Jakarta (Antara) -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan benar-benar jatuh cinta dengan motor listrik. Setelah sebelumnya memcoba Gesits, motor listrik besutan Garansindo dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Jonan akhirnya membeli sepeda motor listrik buatan Viar, yakni Viar Q1.

Jonan mengungkapkan, konsumsi listrik motornya sekitar 1,6kwh dengan kecepatan rata-rata 60km per jam dan mampu berjalan sekitar 60 km. "Sangat hemat sekali, hanya sekitar Rp2.300 untuk listriknya," ujarnya di Jakarta, Senin (30/10).

Apabila dibandingkan dengan penggunaan Premium RON 88, pengguna motor listrik jenis ini bisa menghemat sekitar Rp7.000 per 60 km. Apabila, penggunaannya sehari-hari mencapai 60 km, maka penghematannya sebulan sekitar Rp200 ribu. Selain itu, pengisian dayanya juga cepat yakni hanya membutuhkan waktu 3-4 jam saja.

Jonan mengatakan, motor Viar Q1 ini dibelinya dengan harga Rp 16,75 juta termasuk kelengkapan surat-surat seperti BPKP dan STNK. Selain itu, dia juga mendapatkan bonus satu buah helm.  

Sebagai informasi, baterai motor listrik dari pabrikan yang berasal dari Semarang ini dipasok dari Bosch GMBH mempunyai ketahanan sekitar 4-5 tahun. Harga baterai sekitar Rp5 juta, namun motor listrik tidak ada biaya perawatan mesin, tidak ganti oli, tidak perlu ganti busi.

Jonan pun mengusulkan agar PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyediakan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) untuk mendukung masyarakat agar mau menggunakan motor listrik. "Nanti disediakan colokan dengan kapasitas 4A," katanya.

Pewarta: prwir
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar