Sukabumi (ANTARA News) - Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Salahudin Uno mengaku pernah magang di salah satu pabrik, wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kedatangan saya ke pabrik ini bisa dikatakan untuk bernostalgia karena sekitar 1990 saya pernah magang di pabrik garmen ini selama 3 bulan," katanya di sela kunjungannya ke salah satu pabrik, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Kamis.

Menurut dia, dahulu industri atau pabrik tidak banyak. Namun, sekarang sudah menjamur di mana-mana, bahkan lebih maju dan banyak menyerap tenaga kerja. Misalnya, pabrik garmen L dan B yang ada di Kabupaten Sukabumi tersebut bisa mempekerjakan sekitar 2.600 orang dan akan membangun lagi di tempat lain.

Di sisi lain, kata dia, pengusaha sekarang masih terkendala lamanya proses perizinan. Jika dia dan Prabowo Subianto terpilih pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI 2019, akan lebih mempermudah lagi dalam hal perizinan.

Selain itu, dengan panjangnya alur perizinan yang ditempuh, dia pun ingin memangkas birokrasinya sehingga insvestor yang ingin menanamkan modalnya bisa lebih mudah dalam mendapatkan perizinan.

"Kami berkomunikasi langsung dengan pengusaha yang katanya untuk mendirikan pabrik ini insvestor harus menunggu izin keluar sekitar 1 tahun," katanya.

Sandi mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong dan mendorong setiap pabrik atau industri yang ada di Indonesia, seperti pabrik garmen ini bisa mengekspor pakaian hingga 5 kontainer setiap minggunya.

Menurut dia, pabrik yang bisa menyerap tenaga kerja banyak ini pun bisa menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia serta bisa membangkitkan kembali industrialisasi di bidang-bidang yang kuat.

Pewarta: Aditia Aulia Rohman
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2018