counter

Di Pariaman-Sumbar, organisasi pemuda deklarasi tolak LGBT

Di Pariaman-Sumbar, organisasi pemuda deklarasi tolak LGBT

Wali Kota Pariaman, Sumatera Barat, Genius Umar, membubuhkan tanda tangan pada papan tolak LGBT di Pariaman, Rabu (6/2/2019). (FOTO ANTARA/HO-antarasumbar.com/Aadiaat M.S)

Kota Pariaman telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) menyangkut penolakan terhadap LGBT
Oleh Miko Elfisha dan Aadiaat MS

Pariaman, Sumbar (ANTARA News) - Sejumlah organisasi kepemudaan di Kota Pariaman, Sumatera Barat, mendeklarasikan penolakan terhadap perilaku menyimpang yang dipraktikan para lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) maupun penyakit masyarakat lainnya dengan cara membubuhkan tanda tangan bersama pada sebuah papan penolakan.

"Kota Pariaman telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) menyangkut penolakan terhadap LGBT," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar usai membubuhkan tanda tangannya pada papan deklarasi tolak LGBT di Pariaman, Rabu.

Deklarasi dan pembubuhan tanda tangan bersama tersebut dilaksanakan usai Apel Siaga Kesetiakawanan dan Pengukuhan Forum Pengurus Karang Taruna Kota Pariaman.

Deklarasi tersebut diikuti sejumlah organisasi kepemudaan serta instansi lainnya di antaranya Karang Taruna, Komite Nasional Pemuda Indonesia hingga PMI Kota Pariaman.

Genius mengatakan, pihaknya menyambut baik respon positif dari pemuda yang dipelopori oleh Karang Taruna Kota Pariaman yang mendeklarasikan penolakan LGBT.

Menurut dia, perilaku menyimpang tersebut harus diberantas karena tidak sesuai, baik dari bidang agama maupun budaya.

Perda terkait penolakan LGBT tersebut yaitu Perda Keamanan dan Ketertiban Umum, di mana pada Pasal 24 mengatur tentang aktivitas setiap orang berlaku sebagai waria dan melakukan kegiatan yang mengganggu ketenteraman umum.

Kemudian, Pasal 25 mengatur larangan aktivitas setiap orang perempuan atau laki-laki melakukan perbuatan asusila sesama jenis

Ia menyatakan bahwa sejak Perda tersebut disahkan tidak ditemukan penolakan dari berbagai pihak.

Sedangkan Ketua Karang Taruna Sumbar, Mahdianur Musa mengatakan Karang Taruna harus menjadi garda terdepan mengatasi permasalahan sosial.

Ia menyatakan, setelah adanya deklarasi tersebut harus dilanjutkan dengan aksi nyata dari Karang Taruna Kota Pariaman. "Kami dari Karang Taruna Sumbar merespon baik adanya deklarasi tolak LGBT dari Kota Pariaman," ujarnya.

Dengan adanya aksi ini, katanya, maka Karang Taruna dapat menangkal perilaku menyimpang tersebut di Kota Pariaman.

Baca juga: Pariaman segera usut video diduga berisi LGBT

Baca juga: Satpol-PP amankan oknum ASN pelaku LGBT

Pewarta: Miko Elfisha dan Aadiaat MS
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar