New York (ANTARA News) - Sebuah ledakan kecil Kamis (Jumat WIB) telah merusak kantor penerimaan rekrutmen militer Amerika Serikat, AS namun tidak menyebabkan adanya korban cedera di New York Times Square, namun pihak Pentagon mengingatkan semua kantor-kantor militer di wilayah seluruh AS. "Kami memperlakukan kejadian itu sebagaimana layaknya insiden vandalisme," kata juru bicara Angkatan Bersenjata Paul Boyce mengatakan di Pentagon. The Times Square yang biasanya merupakan wilayah yang tersibuk dan penuh kegiatan di dunia dengan deretan toko-toko, restoran, hotel-hotel, cinema serta perkantoran di gedung-gedung pencakar langit menjadi lengang saat bom meledak pada pukul 03:45 waktu setempat. Bahan peledak berdaya rendah yang diletakkan di sebuah kotak amunisi telah membuat retak pintu kantor AB-AS yang terbuat dari kaca tebal dan membengkokkan rangka logamnya, kata polisi seperti dilaporkan Reuters. Ledakan itu juga menghancurkan sebuah jendela kaca di bangunan militer itu. Di Washington dimana terdapat pusat Departemen Pertahanan narasumber mengatakan tak ada tanda-tanda akan adanya ancaman bagi AS dari insiden tersebut dan juru bicara Gedung Putih Dana Perino mengatakan tak ada tanda-tanda indikasi adanya kaitan insiden tersebut dengan terorisme. Militer AS telah mengirim peringatan kepada 1.650 kantor-kantor penerimaan anggota militer di seluruh AS. (*)

Pewarta:
Copyright © ANTARA 2008