counter

Jakarta, Kuala Lumpur dan Dubai Jadi Kota Mode Busana Muslim

Dubai, Uni Emirat Arab (ANTARA News) - Para pencinta busana dari berbagai negara diperkenalkan beragam trend busana Muslim pada Festival Busana Muslim (Islamic Fashion Festival/IFF) di Dubai, Uni Emirat Arab (UAE). Festival itu dibuka akhir pekan lalu dengan peragaan busana dan malam amal di Safinah Ballroom, Jumeirah Beach Hotel, yang dihadiri Ratu Malaysia Seri Paduka Baginda Raja Permaisuri Agong Tuanku Nur Zahirah. Pertunjukan itu diawali dengan tarian khas Lebanon dan disusul pidato Raja Malaysia Dato Raja Rezza Shah, ketua dan pendiri IFF. "Saya telah meluncurkan IFF di Kuala Lumpur-Jakarta-Dubai untuk mempromosikan busana Muslim dan untuk menjadikan kota-kota ini sebagai ibukota busana Muslim sebagaimana London, Paris, New York, dan Milan menjadi simbol kota model orang-orang Eropa," katanya, seperti dikutip IINA. "Lewat festival seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa busana Muslim menjadi model tanpa meninggalkan kesederhanaan nilai busana Muslim," katanya. Pelaksanaan IFF di Dubai menunjukkan bahwa kami serius untuk membawa para desainer lokal kita ke tingkat global dan menciptakan suatu semangat secara ekonomi untuk mendukung pertumbuhan mode pakaian ini," ujar sang raja. Istri Deputi Perdana Menteri Malaysia, Yang Amat Berbahagia Datin Paduka Seri Rosmah Mansor, juga menyampaikan sambutan dalam acara itu. "Sejak awal kelahiran IFF pada 2006, kami telah melaksanakan dua festival yang berhasil di Kuala Lumpur dan satu lagi di Jakarta. Kami kini memembawanya ke Dubai karena sudah saatnya memperluas sayap kami dan mengangkat busana Muslim ke tingkat global," ujar Dutin Rosmah. "Pendekatan kami bersifat inklusif. Kami ingin membawa busana Muslim dari berbagai negara untuk menjadikannya salah satu kekuatan industri," paparnya. "Kami tidak sekedar melayani pria atau wanita Islam yang ingin menunjukkan identitas Muslim mereka dengan bangga lewat pakaian mereka, tapi kami juga ingin orang lain melihat tidak terbatasnya pilihan model busana yang tersedia," ujarnya. Para desainer dari Malaysia, Indonesia, Pakistan dan UAE memamerkan koleksi mereka dalam festival tersebut. Acara itu diorganisir oleh Emirates Vision dan ditaja oleh Ibex bersama mitra kerja Paris Gallery. (*)

COPYRIGHT © ANTARA 2008

Komentar