BI Jember dan Pemkab Situbondo perkuat ekosistem perajin batik
- 12 Februari 2026
Perajin menyelesaikan pembuatan tas dari limbah alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 di Rumah Produksi Gudskul Rekayasa dan Dicoba-coba (GudRnD), Jakarta, Rabu (21/2/2024). Rumah Produksi GudRnD bersama Stuffo memanfaatkan limbah APK Pemilu 2024 berupa spanduk, baliho, dan poster menjadi barang bernilai ekonomi seperti bangku, tas, meja, dan decking tile atau ubin penghiasan yang kemudian dijual dengan harga Rp250 ribu hingga Rp1 juta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.
Perajin menyelesaikan pembuatan bangku dari limbah alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2024 di Rumah Produksi Gudskul Rekayasa dan Dicoba-coba (GudRnD), Jakarta, Rabu (21/2/2024). Rumah Produksi GudRnD bersama Stuffo memanfaatkan limbah APK Pemilu 2024 berupa spanduk, baliho, dan poster menjadi barang bernilai ekonomi seperti bangku, tas, meja, dan decking tile atau ubin penghiasan yang kemudian dijual dengan harga Rp250 ribu hingga Rp1 juta. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.