Medan (ANTARA News) - Indonesia, Malaysia dan Thailland (IMT) membuat promosi dan menjual pariwisata bersama melalui internet untuk semakin memperkuat posisi tiga negara itu menjadi tujuan wisata dunia.

"Portal itu diberi nama IMT-GT (Growth Triangle) Tourism sudah mulai diluncurkan.Meski belum efektif karena harus menunggu web Sumut (Indonesia) dan Songkhla (Thailand) untuk digabungkan bersama web Malaysia yang sudah selesai dan sudah diluncurkan di dalam portal itu," kata CEO of Creative Advance Technology Sdn.Bhd, Founder of SOTA, Rohizam Md Yusof, di Medan, Jumat.

Dia berbicara disela pertemuan membahas upaya promosi pariwisata di kalangan IMT-GT dan pengenalan portal IMT-GT Tourism yang direncanakan bisa diluncurkan aktif pada April atau Mei tahun ini, dimana Sumut Indonesia dan Songkhla Thailand selesai membuat web untuk digabungkan bersama Malaysia yang sudah rampung.

Menurut dia, dengan adanya portal IMT-GT Tourism, diharapkan tiga negara semakin memiliki posisi kuat dalam menggaet wisatawan dari berbagai negara termasuk dari masing-masing tiga negara itu.

"Hasil survei menunjukan dewasa ini, wisatawan memilih, melakukan kunjungan wisatawan termasuk bertransaksi dalam kepentingan wisata itu mulai pembelian tiket atau paket wisata setelah sebelumnya memanfaatkan jasa internet," kata Rohizam.

Chairman of Joint Business Council IMT-GT, Dato H Faudzi Naim Haji Noh, mengatakan, Malaysia sendiri merasa berkepentingan untuk tetap bekerja sama dalam berbagai hal termasuk pariwisata, karena Indonesia akan menjadi pilihan investasi setelah China dan India.

"Pariwisata sendiri merupakan salah satu modal utama dalam mendatangkan investasi," katanya.

Sementara itu Director of North Sumatera Tourism Promotion Board, Artur M.D Batubara, mengatakan, Sumut akan menyiapkan web Sumut untuk bisa bergabung dalam portal IMT-GT Tourism.

"Badan Promosi Pariwisata Sumut sedang mempersiapkan semua termasuk mengajak seluruh pengusaha di industri pariwisata baik di kota/kabupaten sebagai pemilik objek wisata untuk benar-benar memanfaatkan portal pariwisata tiga negara itu,"katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010