Kupang (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melakukan "vote komodo" atau memberikan suara untuk mendukung Komodo pada puncak peringatan Hari Pers Nasional di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 9 Februari 2011.

Pemberian suara untuk mendukung binatang langka komodo itu akan berarti bagi perjuangan seluruh rakyat negeri ini menjadikan komodo sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia, kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya di Kupang, Jumat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan panitia nasional dan rencananya Presiden akan memberikan suara untuk komodo pada puncak HPN. Saya minta supaya disiapkan secara baik," katanya pada rapat persiapan pelaksanaan HPN.

Gubernur mengakui posisi komodo selalu fluktuatif, tetapi semua harus memiliki keyakinan bahwa komodo akan lolos menjadi salah satu keajaiban dunia karena biawak raksasa itu hanya ada di NTT.

Kalaupun komodo tidak bisa lolos menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, kata Lebu Raya, NTT tetap kebanjiran wisatawan dari berbagai belahan dunia karena nama komodo sudah mendunia.

"Memang posisi komodo selalu fluktuatif. Kadang berada pada peringat lima, empat tetapi belum pernah berada pada peringkat satu, tetapi kita harus yakin bahwa komodo pasti masuk dan terpilih menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia," katanya.

Dia juga yakin, jika Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan suara maka akan diikuti oleh seluruh anak bangsa di negeri ini, paling tidak, seluruh peserta HPN akan ikut memberikan suara untuk komodo.

Gubernur menambahkan pihaknya terus menggalakkan promosi untuk mencari dukungan agar komodo (varanus comodoensis) bisa lolos dan masuk dalam daftar tujuh keajaiban dunia.

"Posisi komodo memang selalu fluktuatif tetapi dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak di Tanah Air maupun di luar negeri, kami yakni komodo akan lolos menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia," katanya.

Dia mengatakan Pemerintah NTT terus meminta dukungan dari semua pihak sejak komodo diumumkan pada 21 Juli 2009 melalui situs New7 Wonders Foundation, agar makluk purba terakhir di muka bumi ini masuk sebagai salah satu finalis dari 28 finalis setelah menyisihkan sekitar 440 nominasi dari 220 negara.

Karena itu, pemerintah dan rakyat NTT optimistis komodo akan lolos dan masuk menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia karena komodo yang diyakini sebagai makluk purba terakhir di muka bumi ini hanya ada di bumi NTT, katanya. (*)
(T.B017/N002/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010