Majalengka (ANTARA News) - Ledakan tabung gas 3 Kg kembali menelan korban di Majalengka, Minggu, dan kali ini menimpa Iah Suliah (38) warga blok Cimoyan, Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun ledakan gas terjadi saat korban sedang memasak bubur ayam sayur dagangannya sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat sedang asik mengaduk bubur, tiba-tiba api menyembur dari regulator tabung gas. Panik melihat api, Iah kemudian mencabut selang dan membawa tabung yang masih menyala tersebut dan bermaksud melemparnya ke kamar mandi.

Namun, belum sempat tabung tersebut terlempar, api malah semakin membesar. Kobaran api pun menyambar muka, dada dan sebagian lengannya hingga mengalami luka bakar cukup serius.

Iah pun menjerit menahan panas hingga membangunkan suami dan adiknya serta sejumlah tetangganya yang kemudian berusaha menolong dan memadamkan api hingga tidak sampai membakar rumah.

"Saya sedang tidur dikejutkan ledakan dari dapur yang disusul teriakan kakak saya. Kemudian bersama kakak ipar saya dibantu beberapa tetangga berusaha memadamkan api supaya tidak sampai membakar rumah dan menyelamatkan kakak saya," kata Didi (30) adik korban saat mendampingi di RSUD Cideres Majalengka.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD Cideres untuk mendapat perawatan intensif. Namun karena kondisi luka bakar yang diderita Iah cukup parah, tim dokter terpaksa merujuk Iah untuk dirawat di RS Pertamina Klayan di Cirebon.

"Korban mengalami luka bakar grade dua atau hampir 30 persen bagian tubuhnya terbakar. Mengantisipasi lukanya tidak semakin parah, kami rujuk ke RS Pertamina yang memiliki peralatan lebih lengkap," kata Heny dokter jaga RSUD Cideres yang menangani Iah.
(ANT059/Y003/A038)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010