Selasa, 25 April 2017

Pemuda Rumania Piawai Mainkan Gamelan Bali

| 4.028 Views
id gamelan bali,pemuda rumania,soft diplomacy
Pemuda Rumania Piawai Mainkan Gamelan Bali
Gamelan Bali/ilustrasi. (ANTARA/Nyoman Budhiana)
London (ANTARA News) - Pemuda Rumania yang tergabung dalam grup musik Jepun Bali memukau pengunjung dengan kepiawaian memainkan gamelan Bali dan musik angklung pada pagelaran "Darmasiswa Scholarship Evening" di Opera Studio, Universitas Nasional Musik Bucharest (UNMB), Rumania.

"Sembilan pemuda Rumania yang memainkan gamelan dan musik angklung itu menampilkan lagu Indonesia, Barat, dan Rumania, sehingga mengundang tepuk tangan penonton," ujar Sekretaris Tiga Pensosbud KBRI Bucharest, Widya Airlangga, kepada koresponden ANTARA London, Rabu.

Ia mengatakan kesembilan anak muda Rumania yang piawai memainkan gamelan Bali itu merupakan mahasiswa aktif dan lulusan universitas negeri khusus musik ternama di Rumania.

"Kiprah pemuda Rumania tersebut tidak lepas dari peran aktif Lucian Zbarcea, alumni UNMB, lulusan program Darmasiswa tahun 2006/2007, sebagai pemimpin grup musik Jepun Bali," ujarnya.

Menurut dia, Lucian mendapat beasiswa dari Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) bersama Kementerian Luar Negeri Indonesia (Kemlu) yang memberikan beasiswa kepada mahasiswa asing yang tertarik belajar kebudayaan Indonesia yakni beasiswa Darmasiswa.

"Kecintaan Lucian pada kebudayaan Indonesia terlihat saat kembali ke Rumania pada tahun lalu dengan membawa seperangkat gamelan Bali ke Bucharest dan mengajarkan kepada remaja Rumania," katanya.

Kedutaan Besar RI di Bucharest menggandeng Lucian serta grup musiknya untuk mempromosikan beasiswa Darmasiswa kepada mahasiswa Romania dalam pagelaran "Darmasiswa Scholarship Evening."


"Soft diplomacy"

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Bucharest Hadi Sufri Yunus mengatakan meskipun secara geografis terbentang jarak yang jauh antara Indonesia dan Rumania, namun pendekatan kebudayaan mampu menghilangkan perbedaan jarak tersebut.

"Kami percaya pendekatan `soft diplomacy` melalui pertukaran kebudayaan akan meningkatkan hubungan antarnegara melalui pendekatan antar manusia (people-to-people basis)", ujar Hadi Sufri Yunus.

Selain gamelan dan musik angklung juga ditampilkan tarian tradisional seperti Tari Cenderawasih, Tari Payung, Tari Pakarena, dan Tari Legong yang dibawakan pelatih tari asal Bali Ni Pradnyani Dewi serta kelompok tari Rumania-Indonesia yakni Romina.

Para pengunjung mendapat sajian makanan ringan khas Indonesia sambil menikmati pameran foto hasil karya Alexandru Popescu dan Raluca Venescu, yang menampilkan keindahan dan keragaman Nusantara mulai dari Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi, hingga ke Maluku.

"KBRI Bucharest mencatat adanya peningkatan jumlah peminat program Darmasiswa di Rumania dan Republik Moldova berkat strategi jemput bola, antara lain langsung ke kalangan mahasiswa, universitas dan Kementerian Pendidikan," kata Widya Airlangga.(ZG/K004)

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar Pembaca