Jakarta (ANTARA News) - Timnas sepak bola Indonesia dibawah asuhan Alfred Riedl akan diperkuat beberapa pemain baru pada training center (TC) 3 Oktober nanti . "Memang benar akan ada perubahan. Yang jelas akan kami umumkan secara resmi Selasa (28/9) depan," kata Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Iman Arief di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, perubahan yang dilakukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan pemain. Karena selama menjalani TC tahap pertama mulai 16 Agustus lalu masih kekurangan pemain disemua lini.

Meski demikian, kata dia, penggantian pemain pada TC tahap dua ini belum final. Data yang ada saat ini adalah baru sebuah gambaran bagi timnas yang diproyeksikan turun di Piala AFF akhir tahun nanti.

Timnas yang akan kembali menjalani TC di Lapangan Timnas Jakarta dipastikan ada empat pemain baru yaitu Irfan Raditya (Arema), Slamet Riyadi (Persela), Oktovianus Maniani (Sriwijaya FC) dan Boaz Salossa (Persipura).

Pemain itu akan menggantikan pemain yang telah menjalani TC tahap pertama yaitu Rahmad Latief (Sriwijaya FC), Doni Siregar (Persiba), Habel Satya dan Yesaya Desnam (Persiwa) serta M. Isnaini (PSPS Pekanbaru).

Dengan adanya perubahan itu Arema Indonesia menyumbang pemain timnas paling banyak yaitu Irfan Raditya, Zulkifli Sukur, Ahmad Bustomi, Benny Wahyudi dan Kunia Mega.

Disusul Persib Bandung dengan lima pemain yaitu Markus Haris Maulana, Atep, Eka Ramdani, Maman Abdurahman dan Nova Arianto.

Sriwijayapun juga menyumbangkan lima pemain yaitu Ferry Rotinsulu, Oktovianus Maniani, Firman Utina, M. Ridwan, dan Arief Suyono.

Tim asal ibukota Persija Jakarta menyumbangkan tiga pemain yaitu Bambang Pamungkas, M. Nasuha dan Toni Sucipto. Dua pemain lagi berasal dari Persipura yaitu Ricardo Salampessy dan Boaz Salossa. Persema menyumbang Jaya Teguh Angga dan Persela mengirimkan wakilnya Slamet Riyadi.

Sebelum turun pada Piala AFF, timnas akan menjalani pertandingan ujicoba internasional yaitu melawan Uruguay 8 Oktober nanti. Selanjutnya melawan Honduras, Pantai Gading, China dan Timor Leste. (*)
(T.B016/T009/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010