Jumat, 19 Desember 2014

Indonesia-Prancis Gelar Latihan Bersama di Lebanon

| 167 Views
id latihan milter, indonesia-prancis, indobatt lebanon
Indonesia-Prancis Gelar Latihan Bersama di Lebanon
Ilustrasi kegiatan pasukan perdamaian asal Indonesia yang teragabung dalam Konga XXIII/UNIFIL (ANTARA/HO-Puspen TNI/EI/Koz/Spt/11)
Surabaya (ANTARA News) - Satgas Yonif Mekanis Kontingan Garuda (Konga) XXIII-E/UNIFIL (Indobatt/ Indonesian Battalion) menggelar latihan bersama dengan Satgas Force Commander Reserve (FCR) dari Kontingen Prancis, di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt UN POSN 7-1, Lebanon Selatan (30/3).

Perwira Penerangan (Papen) INDOBATT Kapten Pasukan Banu Kusworo kepada ANTARA melalui surat elektronik dari Lebanon, Kamis, melaporkan latihan bersama bertajuk "Joint Field Artelery Deployment Exercise" itu digelar selama dua hari, 29-30 Maret.

"Latihan itu diikuti 100 prajurit Indobatt dengan koordinator Pasi Plan Kapten Marinir Profs Degratment, Pasiops Kapten Marinir Eko Budi Prasetyo dan Pasi Udara Lettu Pnb Ageng Wahyudi," katanya.

Sementara FCR Prancis mengerahkan satu unit FCR lengkap dengan persenjataan artileri di bawah pimpinan Komandan Unit Capt Thomas Dessert.

Pada hari pertama, latihan diawali dengan presentasi oleh Komandan Unit FCR tentang Standar Operation Procedure (SOP) of FCR dan prosedur bila ada permintaan bantuan tembakan.

"Kegiatan itu dilaksanakan di ruang rapat Batalyon dan diikuti oleh seluruh Danki (komandan kompi) di jajaran Indobatt serta para perwira staf," katanya.

Setelah pelaksanaan presentasi dilanjutkan dengan "briefing" (pengarahan) kepada para prajurit di lapangan Soekarno.

Selanjutnya, peserta latihan dibagi menjadi empat kelompok dan menerima materi tentang pengenalan senjata artileri "Caesar" milik Kontingen Prancis.

"Menurut penjelasan Komandan Unit FCR, senjata tersebut dilengkapi dengan ATLAS System (sistem penghubung dan penembakan otomatis untuk senjata artileri medan)," katanya.

Pada hari kedua, latihan dilanjutkan dengan praktik "drill stelling" senjata, "drill" perpindahan "stelling" dan "drill" penembakan kering senjata Caesar.

Selain itu, seluruh prajurit Indobatt bersama dengan satuan FCR mempraktikkan bagaimana berperan sebagai "observation platoon", "liason detachment", dan "platoon head quarter."

"Ketiga bagian tersebut merupakan satu kesatuan dari unit artileri medan FCR," katanya.

Ia menambahkan praktik latihan pada hari kedua disaksikan oleh Komandan Indobatt, Letkol Inf Hendy Antariksa, Wadan Letkol Mar Harnoko, Wadan FCR Lt Col Dartencet serta Perwira Staf Operasi FCR Lt Col Rozier.(*)

(T.E011/P004)

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar Pembaca
Baca Juga