... banjir Jakarta melanda, Komando Pasukan Khusus TNI AD bersama kolega-kolega militernya langsung bergerak... "
Jakarta (ANTARA News) - Komandan Jenderal Kopassus TNI AD, Mayor Jenderal TNI Agus Sutomo, memimpin langsung proses evakuasi warga Kampung Melayu, Jakarta Timur, Jumat. Kawasan pinggir Sungai Ciliwung itu termasuk paling parah terendam banjir Jakarta kali ini. 

Dalam kesempatan itu, Sutomo didampingi camat Jatinegara menaiki perahu karet menyusuri Sungai Ciliwung untuk mengevakuasi warga yang masih bertahana di dalam rumah mereka yang sudah terkena banjir setinggi 2-3 meter.

Sejak banjir Jakarta melanda, Komando Pasukan Khusus TNI AD bersama kolega-kolega militernya, di antaranya Komando Armada Indonesia Kawasan Barat TNI AL, dan TNI AU, langsung bergerak. 

Berbagai sarana langsung dikerahkan mengevakuasi dan menolong proses transportasi warga. Di antaranya peralatan perang mereka, yaitu perahu karet serbu (sea raider), mobil angkut-serbu personel, hingga mobil komando.

Kendaraan-kendaraan perang itu berubah fungsi seketika. Sebagai misal, kemarin, tiap sebentar mudah ditemui mereka bergantian "menyapu" kawasan Jalan MH Thamrin, Bundaran Hotel Indonesia, dan sekitarnya untuk mengantar pulang para karyawan yang terjebak banjir. Juga membawa warga yang sakit ke rumah sakit terdekat.

Tidak cuma itu, pembangunan pos-pos penampungan dan penyaluran logistik bantuan juga digiatkan mereka. Termasuk bahan pangan, pakaian, dan susu untuk bayi dan anak-anak, hingga air bersih.

 Hingga saat ini ketinggian air di Kampung Melayu mencapai lima meter. Air di Kali Ciliwung yang melintasi daerah tersebut sudah mendekati badan jalan. Berdasarkan keterangan personil TNI yang ikut mengamankan warga di lokasi, kenaikan air Kali Ciliwung di Kampung Melayu karena dibukanya pintu air Katulampa, Bogor.

(A050)

Editor: Ade P Marboen
Copyright © ANTARA 2013