Jumat, 19 September 2014

Pemilihan Paus baru pada 12 Maret

Sabtu, 9 Maret 2013 13:34 WIB | 2.690 Views
Pemilihan Paus baru pada 12 Maret
Foto arsip menunjukkan Rohaniawan Katolik dari Amerika Latin yang disebut-sebut sebagai calon Paus, yaitu (kiri-kanan) Kardinal Brazil Joao Braz de Aviz, Uskup Agung Sao Paulo Odio Scherer, dan Kardinal Argentina Leonardo Sandri (REUTERS/Alessandro Bianchi)
Vatican City (ANTARA News) - Konklaf untuk memilih Paus yang baru akan digelar pada 12 Maret 2013, demikian pernyataan dari Vatican.

Rapat umum dari para kardinal sedunia memutuskan bahwa konklaf untuk memilih pemimpin gereja Katolik sedunia baru akan diadakan pada 12 Maret, menyusul pengunduran diri Benediktus XVI pada 28 Februari.

Selasa pekan depan, pada pagi hari, para kardinal akan merayakan misa pra-konklaf untuk memohon berkat dari Tuhan. Pada siang hari, mereka akan masuk Kapel Sistina untuk memulai konklaf, sebagaimana dikutip dari laman kantor berita ANSA.

Sejumlah pengamat memprediksi bahwa paus baru akan terpilih pada akhir pekan mendatang.

Para kardinal telah mengikuti rapat umum persiapan konklaf sejak Senin. Benediktus XVI telah mengubah peraturan konklaf. Ia meminta agar konklaf digelar 15 sampai 20 hari terhitung sejak pengunduran diri masa jabatan paus.

Juru bicara Vatican Pastor Federico Lombardi mengatakan para kardinal ingin menyiapkan diri agar memperoleh keputusan terbaik bagi gereja Katolik di masa depan. Mereka akan mengikuti konklaf di bawah naungan fresko karya Michel Angelo di kapel Sistina.

Sebanyak 115 kardinal akan ikut serta dalam konklaf, dan hanya mereka yang berusia di bawah 80 tahun yang punya hak pilih.

Sejumlah kardinal mengutarakan pendapat bahwa mereka ingin paus baru telah terpilih sebelum perayaan Minggu Palma pada 24 Maret, jelang perayaan Paskah.

Kardinal Donald Wuerl dari keuskupan agung Washington memperkirakan bahwa konklaf bisa saja berlangsung agak lama.

"Itu bukan proses yang cepat. Terpulang kepada proses awal, karena tidak serta merta kandidat akan muncul," kata Wuerl dalam surat kabar La Stampa.

Lombardi mengatakan, Paus baru akan terpilih bila mendapat sekurang-kurangnya 77 suara dari 155 kardinal yang punya hak pilih.
(A024)

Penerjemah: AA Ariwibowo

Editor: AA Ariwibowo

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga