Sabtu, 20 Desember 2014

Kirab budaya akan meriahkan "Ruwat-Rawat Borobudur"

| 2.500 Views
id rumat rawat borobudur, ruwat borobudur, rawat borobudur, pelestarian borobudur, kirab borobudur
Kirab budaya akan meriahkan
"Ruwat-Rawat Borobudur" ke-10 berlangsung sejak awal Mei hingga pertengahan Juni 2013. Kegiatan budaya itu diselenggarakan oleh komunitas kawasan Borobudur "Warung Info Jagat Cleguk" dan Yayasan Soloensis. (ANTARA/Anis Efizudin)
Borobudur (ANTARA News) - Kirab budaya yang diikuti sekitar 100 kelompok kesenian tradisional akan memeriahkan puncak acara "Ruwat-Rawat Borobudur" di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 16 Juni mendatang.

"Mereka ada sekitar 100 grup, secara swadaya telah menyatakan keinginan kepada panitia untuk ikut dalam kirab nanti," kata Koordinator Kesenian Panitia "Ruwat-Rawat Borobudur", Manuto, di Borobudur, Selasa.

Kirab budaya, lanjut dia, akan menempuh jarak sekitar satu kilometer dari halaman Pusat Informasi Turis Pemkab Magelang di Jalan Balaputera Dewa, Kecamatan Borobudur, menuju ke halaman Candi Borobudur.

Menurut Ketua Panitia "Ruwat-Rawat Borobudur", Sucoro, peserta kirab akan mengelilingi pelataran Candi Borobudur selama satu jam sementara 47 paranormal melakukan prosesi ritual sebagai simbol upaya budaya untuk melestarikan peninggalan Dinasti Syailendra tersebut.

"Untuk menyerukan tentang pentingnya konservasi secara berkelanjutan atas Candi Borobudur dan juga kawasannya harus tetap dijaga, karena baik candi maupun masyarakat sekitar saling mendukung untuk berbagai kepentingan masa depan," katanya.

Kelompok-kelompok kesenian tradisional yang antara lain berasal dari Kecamatan Ngablak, Pakis, Tegalrejo, Dukun, Sawangan, Kaliangkrik, Windusari, dan Ngluwar akan menampilkan berbagai pertunjukan termasuk kuda lumping, kubro siswo, campur bawur, grasak, soreng dan ndayakan.


Editor: Maryati

COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga