Minggu, 21 September 2014

Pemerintah komitmen lindungi pengusaha-industri nasional

Kamis, 2 Mei 2013 06:57 WIB | 1.874 Views
Pemerintah komitmen lindungi pengusaha-industri nasional
Kementerian Perdagangan (Kemdag)
Beijing (ANTARA News) - Sekjen Kementerian Perdagangan, Ardiansyah Parman, mengatakan dalam RUU Perdagangan pemerintah komitmen untuk melindungi pengusaha serta industri nasional termasuk usaha kecil, mikro dan menengah dalam menghadapi persaingan global.

"Pemerintah berkomitmen untuk itu, kita bantu dan lindungi agar mereka memiliki daya saing serta mampu menembus pasar global," katanya, saat mendampingi kunjungan kerja Komisi VI DPR RI, di Beijing, Kamis.

Ia menambahkan pemerintah senantiasa berupaya membuahkan kebijakan yang mendukung peningkatan daya mampu dan daya saing pengusaha khususnya pengusaha kecil, mikro dan menengah.

"Persaingan global tdak dapat kita hindari, termasuk dalam menembus pasar China yang kini semakin ketat untuk mempersilakan barang-barang dari luar, masuk. Sementara kita masih kesulitan untuk melakukan penetrasi produk-produk kita ke pasar mereka," kata Ardiansyah.

Ia melanjutkan, masih banyak memang yang harus dikaji dan diperbaiki lagi instumen kita agar mampu meningkatkan daya saing pengusaha hingga makin kompetitif di pasar global. Antara lain dengan menciptakan UU Perdagangan yang antara lain akan melindungi pengusaha kita dalam persaingan global.

Ardiansyah menegaskan pemerintah bertanggung jawab untuk menjaga kepentingan pengusaha dalam memasuki persaingan global, karena jika pengusaha mampu bersaing banyak pula masyarakat yang akan tercukupi kehidupan sosial ekonominya. Mensejahterakan rakyat merupakan tujuan negara sesuai konstitusi, tuturnya.

Sekjen mengatakan RUU Perdagangan hendaknya memberikan sinyal positif baik bagi pengusaha lokal maupun mancanegara saling berinterasi secara maksimal.

"Undang-undang itu hendaknya mampu memberikan gambaran tentang kemampuan pemerintah dan pengusaha untuk memasuki pasar global, sehingga dunia yakin untuk bekerja sama dalam perdagangan dengan Indonesia secara maksimal," katanya.

Editor: Ella Syafputri

COPYRIGHT © 2013

Komentar Pembaca
Baca Juga